KILAS BANTEN – Gubernur Banten Andra Soni menggandeng Puteri Indonesia 2026 Agnes Aditya Rahajeng untuk memperkuat kampanye pendidikan, perlindungan perempuan dan anak, serta promosi pariwisata di Provinsi Banten.
Pertemuan keduanya berlangsung di Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang. Agenda tersebut menjadi langkah awal sinergi antara Pemerintah Provinsi Banten dengan figur publik nasional dalam mendorong penyelesaian berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam pertemuan itu, Agnes hadir bersama Ketua Umum Yayasan Puteri Indonesia Prof. Wardiman Djojonegoro. Kehadiran mereka disambut langsung oleh Andra Soni yang menilai tokoh publik memiliki pengaruh besar dalam membangun kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda.
Andra Soni menegaskan sektor pendidikan masih menjadi perhatian utama Pemerintah Provinsi Banten. Menurut dia, masih terdapat kesenjangan akses pendidikan di sejumlah wilayah, terutama daerah yang memiliki keterbatasan anggaran dan fasilitas pendidikan.
Ia mengungkapkan angka putus sekolah di beberapa wilayah masih menjadi tantangan serius yang harus segera diatasi. Karena itu, pemerintah daerah terus memperluas akses pendidikan agar seluruh anak di Banten mendapatkan hak belajar yang sama.
“Fokus kami adalah bagaimana disparitas itu bisa perlahan-lahan kita kurangi. Pendidikan adalah jalan untuk keluar dari kemiskinan dan meningkatkan daya saing,” ujar Andra Soni, Jumat, 8 Mei 2026.
Sebagai bentuk komitmen, Pemprov Banten menjalankan program sekolah gratis bagi siswa SMA, SMK, dan sekolah khusus swasta atau SKH. Program tersebut mulai diterapkan sejak 2025 dan kini telah menjangkau 801 sekolah di seluruh wilayah Banten.
Penulis : Dayat
Editor : Redaksi Kilas Banten
Sumber Berita: KILASBANTEN.COM
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya
















