Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie bersama ribuan atlet dan pelatih saat menghadiri kick off Porprov VII Banten 2026 di Lapangan Malibu, SerpongKILAS BANTEN – Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Banten 2026 resmi dimulai. Pemerintah Kota Tangerang Selatan bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Banten menandai dimulainya pesta olahraga terbesar di Provinsi Banten itu melalui kick off yang digelar di Lapangan Malibu, Serpong.
Acara tersebut berlangsung meriah dan dipenuhi semangat optimisme. Ribuan atlet, pelatih, pengurus cabang olahraga, hingga pejabat daerah memadati lokasi kegiatan.
Kick off Porprov VII Banten 2026 sekaligus menjadi penanda dimulainya persiapan besar menuju kompetisi olahraga tingkat provinsi yang akan berlangsung pada akhir tahun mendatang.
Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie menegaskan bahwa kick off Porprov bukan sekadar seremoni pembukaan.
Menurutnya, kegiatan itu menjadi simbol kesiapan seluruh elemen daerah dalam menyukseskan ajang olahraga empat tahunan tersebut.
“Merupakan suatu kehormatan dan kebanggaan bagi kami dapat menjadi bagian dari momentum penting dalam memulai rangkaian Porprov VII Banten tahun 2026 ini,” ujar Benyamin, Jumat, 8 Mei 2026.
Ia menilai Porprov memiliki peran strategis dalam pembangunan olahraga daerah. Selain menjadi arena kompetisi antaratlet, Porprov juga dianggap sebagai wadah pembinaan generasi muda sekaligus sarana mempererat persatuan masyarakat.
Menurut Benyamin, olahraga mampu membentuk karakter disiplin, sportivitas, dan daya juang generasi muda. Karena itu, ia berharap Porprov VII Banten menjadi momentum kebangkitan prestasi olahraga di Provinsi Banten, khususnya Kota Tangerang Selatan.
“Porprov bukan hanya tentang kompetisi, tetapi juga menjadi wadah pembinaan para atlet, ajang mempererat persatuan, serta menumbuhkan sportivitas dan semangat juang generasi muda,” katanya.
Pemerintah Kota Tangerang Selatan, lanjut Benyamin, siap memberikan dukungan penuh demi suksesnya penyelenggaraan Porprov VII Banten 2026. Dukungan tersebut meliputi kesiapan infrastruktur, fasilitas olahraga, hingga koordinasi lintas sektor agar seluruh pertandingan berjalan lancar dan aman.
Pemkot Tangsel juga menargetkan lahirnya atlet-atlet potensial dari ajang tersebut. Benyamin berharap para atlet yang tampil nantinya mampu membawa nama Banten dan Tangerang Selatan bersinar di tingkat nasional hingga internasional.
“Kami berharap ajang ini dapat melahirkan atlet-atlet berprestasi yang nantinya mampu mengharumkan nama provinsi pada umumnya, khususnya Kota Tangerang Selatan, baik di tingkat nasional maupun internasional,” tuturnya.
Tidak hanya itu, Benyamin mengajak seluruh elemen masyarakat ikut terlibat menyukseskan Porprov VII Banten. Pemerintah daerah, KONI, komunitas olahraga, pelatih, atlet hingga masyarakat diminta bersinergi agar penyelenggaraan berjalan sukses dan berdampak luas bagi daerah.
Sementara itu, Ketua Panitia Besar Porprov VII Banten 2026, Pilar Saga Ichsan mengatakan kick off menjadi langkah awal menuju persiapan besar yang akan dilakukan sepanjang tahun ini.
Dalam kesempatan tersebut, panitia resmi meluncurkan logo, maskot, dan jingle Porprov VII Banten 2026. Peluncuran identitas visual itu menjadi bagian dari strategi penguatan branding daerah melalui slogan “Tangsel Jawara”.
Menurut Pilar, slogan tersebut mencerminkan semangat Tangerang Selatan untuk menjadi tuan rumah yang sukses, kompetitif, dan berprestasi dalam ajang Porprov VII Banten.
“Tentu kami mengajak seluruh stakeholder untuk berkolaborasi dan bersinergi dalam penyelenggaraan Porprov VII Banten ini. Kami juga menitipkan kepada teman-teman atlet untuk mempersiapkan diri dengan latihan yang disiplin dan tetap menjaga sportivitas,” jelasnya.
Panitia memastikan berbagai kebutuhan teknis maupun nonteknis telah dipersiapkan sejak dini. Salah satu fokus utama adalah kesiapan venue pertandingan untuk 58 cabang olahraga yang akan dipertandingkan.
Jumlah cabang olahraga yang besar membuat Porprov VII Banten 2026 diproyeksikan menjadi salah satu penyelenggaraan Porprov terbesar sepanjang sejarah Banten. Ribuan atlet dari seluruh kabupaten dan kota diperkirakan akan ambil bagian dalam ajang tersebut.
Selain menjadi panggung kompetisi olahraga, Porprov VII juga diyakini mampu memberikan dampak ekonomi signifikan bagi Tangerang Selatan. Kehadiran atlet, official, dan suporter diperkirakan akan menggerakkan sektor perhotelan, kuliner, transportasi, hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Momentum ini juga dinilai menjadi peluang besar bagi Tangerang Selatan untuk memperkuat citra sebagai kota modern yang mampu menjadi pusat kegiatan olahraga berskala besar di Provinsi Banten.
Semangat kebersamaan terlihat kuat sepanjang acara kick off berlangsung. Sekitar seribu atlet dan pelatih hadir langsung di lokasi kegiatan. Mereka mengikuti seluruh rangkaian acara dengan penuh antusiasme sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan Porprov VII Banten 2026.
Atmosfer optimisme juga terasa di kalangan atlet muda. Banyak di antara mereka berharap Porprov VII menjadi panggung pembuktian kemampuan sekaligus jalan menuju kompetisi yang lebih tinggi, termasuk tingkat nasional.
Dengan dimulainya rangkaian kick off tersebut, Tangerang Selatan kini mulai bersiap menjadi pusat perhatian olahraga di Banten. Pemerintah daerah dan KONI optimistis Porprov VII Banten 2026 tidak hanya sukses dalam penyelenggaraan, tetapi juga mampu mencetak sejarah baru bagi kemajuan olahraga daerah.***