“Rapat koordinasi ini melibatkan seluruh elemen, termasuk Duta Kampus dan tim paduan suara, karena kita ingin semua program berjalan selaras dan saling mendukung,” kata Dedi Sunardi, Rabu 13 Mei 2026.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Ia juga memberikan apresiasi kepada sejumlah Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang berhasil mengharumkan nama kampus di tingkat nasional. Prestasi tersebut datang dari berbagai bidang, mulai dari olahraga bela diri hingga kompetisi ilmiah.
Beberapa UKM yang mendapat sorotan antara lain UKM Tapak Suci, UKM PRIMA, dan UPTQ. Ketiganya dinilai sukses mencatatkan prestasi dalam berbagai ajang kompetisi. Pihak universitas meminta seluruh pencapaian mahasiswa terdokumentasi dengan baik agar proses pembinaan dan dukungan kampus dapat berjalan lebih maksimal.
Selain membahas tata kelola organisasi, forum tersebut juga menjadi momentum konsolidasi menuju PORSI Jawara 2026. Ajang bergengsi antar-PTKIN itu dijadwalkan berlangsung pada 5 sampai 9 September 2026 di UIN KH Abdurrahman Wahid Pekalongan.
Kompetisi tersebut akan mempertemukan 18 PTKIN dari Jawa dan Madura. Sebanyak 27 cabang perlombaan akan dipertandingkan, mulai dari olahraga, seni, hingga bidang ilmiah.
Dedi Sunardi meminta seluruh organisasi mahasiswa aktif memetakan potensi atlet dan talenta unggulan yang dimiliki kampus. Menurutnya, UIN SMH Banten memiliki peluang besar untuk tampil kompetitif dalam berbagai cabang perlombaan.
“Kampus memiliki banyak potensi di bidang olahraga, seni, dan ilmiah. Jika ada mahasiswa yang layak tampil di tingkat nasional maupun internasional, segera komunikasikan dengan universitas,” ujarnya.
Penulis : Dayat
Editor : Redaksi Kilas Banten
Sumber Berita: KILASBANTEN.COM
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya
















