Wakil Wali Kota Tangerang Maryono saat melantik guru dan menyerahkan SK kepala TK Negeri di Patio Puspem Kota Tangerang.KILAS BANTEN – Pemerintah Kota Tangerang kembali memperkuat sektor pendidikan dengan melantik puluhan tenaga pendidik baru di lingkungan sekolah negeri. Wakil Wali Kota Tangerang, Maryono, resmi melantik 28 Pegawai Negeri Sipil (PNS) dalam Jabatan Fungsional Guru sekaligus menyerahkan tiga Surat Keputusan (SK) penugasan guru sebagai kepala TK Negeri.
Prosesi pelantikan berlangsung di Patio Pusat Pemerintahan (Puspem) Kota Tangerang. Dalam kesempatan tersebut, Maryono menegaskan bahwa guru memiliki peran penting dalam membentuk masa depan generasi muda, tidak hanya melalui pendidikan akademik tetapi juga pembentukan karakter.
Menurutnya, dunia pendidikan saat ini membutuhkan sosok guru yang mampu menjadi panutan bagi siswa dan menciptakan lingkungan belajar yang aman serta nyaman.
“Guru memiliki peran besar dalam membentuk karakter generasi masa depan. Karena itu, guru harus mampu menjadi teladan, membangun nilai-nilai positif, serta menghadirkan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi anak-anak,” ujar Maryono, Rabu, 13 Mei 2026.
Maryono juga mengingatkan pentingnya penerapan Budaya Sekolah Aman, Sehat, dan Nyaman (BSAN) di seluruh sekolah. Program tersebut sebelumnya telah dideklarasikan secara serentak di Provinsi Banten sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang ramah anak dan bebas kekerasan.
Ia menegaskan sekolah harus menjadi tempat yang menyenangkan bagi siswa untuk belajar dan berkembang. Karena itu, seluruh tenaga pendidik diminta aktif mencegah praktik perundungan atau bullying di lingkungan sekolah.
“Sekolah harus menjadi rumah kedua yang menyenangkan bagi anak-anak untuk belajar dan berkembang. Tidak boleh ada ruang bagi perundungan maupun kekerasan di lingkungan pendidikan,” tegasnya.
Pelantikan guru dan kepala sekolah ini menjadi bagian dari strategi Pemkot Tangerang dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan. Pemerintah daerah tidak hanya fokus pada peningkatan mutu akademik, tetapi juga pembangunan karakter siswa.
Maryono menyampaikan apresiasi kepada para guru yang baru dilantik. Ia menilai amanah yang diberikan negara harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, dedikasi, dan integritas.
Menurutnya, profesi guru memiliki posisi strategis dalam menentukan kualitas sumber daya manusia di masa depan. Karena itu, para pendidik diminta terus meningkatkan kemampuan diri dan menjaga semangat pengabdian kepada masyarakat.
“Pelantikan ini bukan sekadar formalitas, tetapi bentuk kepercayaan negara atas dedikasi dan tanggung jawab bapak dan ibu sebagai insan pendidik. Jalankan amanah ini dengan penuh integritas dan semangat pengabdian,” katanya.
Selain penguatan sumber daya manusia, Pemkot Tangerang juga terus mendorong pendidikan karakter di seluruh sekolah. Pemerintah ingin menciptakan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki etika, disiplin, dan kepedulian sosial.
Maryono menilai tantangan dunia pendidikan saat ini semakin kompleks. Karena itu, diperlukan kolaborasi antara pemerintah, sekolah, guru, dan orang tua untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat dan positif.
“Pendidikan yang baik bukan hanya mencetak anak-anak yang cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, etika, dan kepedulian sosial yang baik,” ujarnya.
Program BSAN sendiri kini menjadi salah satu fokus utama Pemkot Tangerang dalam menciptakan sekolah ramah anak. Pemerintah berharap seluruh satuan pendidikan mampu menerapkan budaya disiplin, saling menghargai, dan bebas dari tindakan kekerasan.
Pelantikan puluhan guru dan kepala sekolah tersebut juga menjadi langkah konkret Pemkot Tangerang dalam memperkuat fondasi pendidikan demi menciptakan generasi masa depan yang unggul, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan zaman.***