KKN Nusantara 2026 Bidik Kawasan Baduy dan Leuwidamar, PTKIN Se-Indonesia Turun Langsung Petakan Potensi Adat Masyarakat

Kilas Banten
13 Mei 2026 13:15
3 menit membaca

KILAS BANTEN – Persiapan pelaksanaan KKN Nusantara 2026 terus dikebut. Panitia pelaksana bersama perwakilan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Indonesia turun langsung ke Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Banten, untuk melakukan visitasi dan pemetaan sosial, Selasa, 12 Mei 2026 kemarin.

 

Kegiatan tersebut turut didampingi jajaran Direktorat Jenderal Pendidikan Islam sebagai bagian dari tahapan persiapan sebelum mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia diterjunkan pada pertengahan 2026 mendatang.

 

Visitasi dilakukan untuk memastikan kesiapan wilayah pengabdian sekaligus menggali berbagai potensi yang dimiliki masyarakat setempat. Tim menelusuri aspek sosial, budaya, pendidikan, hingga lingkungan yang nantinya akan menjadi fokus program KKN Nusantara.

 

Baca Juga  Karangan Bunga Munas Ilegal Gegerkan Rektorat UIN Banten, Mantan Presma Sebut Ada Upaya Teror Kebijakan Rektor

Ketua Pelaksana KKN Nusantara 2026, Salim Rosyadi, mengatakan Leuwidamar dan Cirinten dipilih karena dinilai sesuai dengan tema besar kegiatan, yakni eko teologi dan masyarakat adat.

 

Menurut Salim, Leuwidamar memiliki karakteristik yang sangat kuat dalam aspek lingkungan hidup dan budaya lokal. Wilayah itu juga dikenal sebagai kawasan yang dihuni masyarakat Baduy Dalam, Baduy Luar, hingga Baduy Muslim.

 

“Leuwidamar memiliki potensi yang bisa digali dari sisi lingkungan hidup maupun adat dan budaya. Di wilayah ini terdapat komunitas Baduy Dalam, Baduy Luar, dan Baduy Muslim yang masih mempertahankan tradisi,” ujar Salim, dalam keterangannya, Rabu, 13 Mei 2026.