KILAS BANTEN – Persiapan pelaksanaan KKN Nusantara 2026 terus dikebut. Panitia pelaksana bersama perwakilan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Indonesia turun langsung ke Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Banten, untuk melakukan visitasi dan pemetaan sosial, Selasa, 12 Mei 2026 kemarin.
Kegiatan tersebut turut didampingi jajaran Direktorat Jenderal Pendidikan Islam sebagai bagian dari tahapan persiapan sebelum mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia diterjunkan pada pertengahan 2026 mendatang.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Visitasi dilakukan untuk memastikan kesiapan wilayah pengabdian sekaligus menggali berbagai potensi yang dimiliki masyarakat setempat. Tim menelusuri aspek sosial, budaya, pendidikan, hingga lingkungan yang nantinya akan menjadi fokus program KKN Nusantara.
Ketua Pelaksana KKN Nusantara 2026, Salim Rosyadi, mengatakan Leuwidamar dan Cirinten dipilih karena dinilai sesuai dengan tema besar kegiatan, yakni eko teologi dan masyarakat adat.
Menurut Salim, Leuwidamar memiliki karakteristik yang sangat kuat dalam aspek lingkungan hidup dan budaya lokal. Wilayah itu juga dikenal sebagai kawasan yang dihuni masyarakat Baduy Dalam, Baduy Luar, hingga Baduy Muslim.
“Leuwidamar memiliki potensi yang bisa digali dari sisi lingkungan hidup maupun adat dan budaya. Di wilayah ini terdapat komunitas Baduy Dalam, Baduy Luar, dan Baduy Muslim yang masih mempertahankan tradisi,” ujar Salim, dalam keterangannya, Rabu, 13 Mei 2026.
Penulis : Dayat
Editor : Redaksi Kilas Banten
Sumber Berita: KILASBANTEN.COM
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya
















