KILAS BANTEN – UIN Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten mempercepat transformasi menuju kampus yang transparan dan akuntabel. Melalui Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID), kampus ini melakukan kunjungan benchmarking ke UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta pada Jumat, 24 April 2026. Pertemuan berlangsung di Ruang Sidang Satuan Pengawas Internal (SPI) dan menjadi ajang strategis untuk membahas penguatan layanan informasi publik.
Kunjungan ini menjadi langkah konkret dalam meningkatkan kualitas pelayanan informasi kepada masyarakat. UIN SMH Banten menargetkan sistem informasi yang lebih terbuka, cepat, dan mudah diakses. Di tengah tuntutan era keterbukaan, perguruan tinggi dituntut mampu memberikan layanan informasi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Wakil Rektor II UIN Sunan Kalijaga, Prof. Dr. Mochamad Sodik, menerima langsung rombongan dari Banten. Ia menilai kegiatan ini sebagai bentuk sinergi antarperguruan tinggi dalam memperkuat tata kelola informasi publik.
“Kita menjadi ada karena dibutuhkan, kita dipercaya karena memberikan kebaikan. Termasuk soal informasi yang terbuka, ini adalah sesuatu yang mau tidak mau harus kita lakukan di era sekarang,” ujar Prof. Sodik.
Ia menegaskan bahwa transparansi membutuhkan komitmen yang kuat dari internal lembaga. Kampus harus membangun sistem yang terintegrasi serta menyiapkan tim profesional yang mampu mengelola informasi secara efektif. Selain itu, audit internal dinilai penting untuk memastikan konsistensi keterbukaan informasi.
Penulis : Dayat
Editor : Redaksi Kilas Banten
Sumber Berita: KILASBANTEN.COM
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya

















