KILAS BANTEN – Fraksi Partai Demokrat DPRD Kabupaten Serang menyoroti serius rencana pembangunan Tempat Penampungan Sementara (TPS) Bojong Menteng yang kembali masuk dalam pembahasan anggaran 2026. Sorotan itu mencuat dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Serang, Rabu, 18 Februari 2026.
Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kabupaten Serang, Azwar Anas, menegaskan pihaknya tidak ingin proyek pengelolaan sampah tersebut kembali memicu konflik di tengah masyarakat.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Ia mengingatkan pemerintah daerah agar tidak mengulang persoalan lama yang belum terselesaikan.
“Kita sudah tidak mau itu nanti menjadi masalah. Dari tahun ke tahun kita lihat TPS Bojong Menteng itu tidak pernah terserap dengan baik. Bahkan dulu dari pusat sudah ada anggaran, tapi ketika akan dibangun justru jadi masalah,” ujar Azwar Anas usai rapat paripurna.
Menurut Azwar, proyek TPS Bojong Menteng sebelumnya sempat memperoleh dukungan anggaran dari pemerintah pusat.
Namun, rencana tersebut tidak berjalan karena muncul penolakan warga. Situasi itu, kata dia, harus menjadi bahan evaluasi sebelum pemerintah kembali mengalokasikan anggaran dalam jumlah besar.
Dalam pembahasan RAPBD 2026, ia mengungkapkan terdapat alokasi anggaran sebesar Rp14 miliar untuk proyek tersebut. Anggaran itu semula direncanakan untuk mendukung pembangunan TPS Bojong Menteng.
Namun, DPRD melalui Komisi IV telah menggelar rapat bersama Dinas Pekerjaan Umum dan dinas terkait. Hasil rapat menyepakati agar anggaran tersebut digeser dan tidak digunakan untuk proyek yang berpotensi menimbulkan polemik.
Penulis : Dayat
Editor : Redaksi Kilas Banten
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


















