Advertisement
Banten

UIN Banten Resmi Jadi Markas KKN Nusantara 2026, Ribuan Mahasiswa Siap Turun Tangan Bangun Negeri

GEDUNG KAMPUS 2 UIN SMH BANTEN
GEDUNG KAMPUS 2 UIN SMH BANTEN

KILAS BANTEN – Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten resmi ditetapkan sebagai tuan rumah Kuliah Kerja Nyata (KKN) Nusantara 2026. Penunjukan ini diumumkan oleh Kementerian Agama dan langsung menarik perhatian publik. Program berskala nasional ini akan melibatkan mahasiswa dari seluruh Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) di Indonesia.

 

Penetapan tersebut tertuang dalam surat bernomor B-184/DJ.I/Dt.I.III/HM.00/04/2026 tertanggal 8 April 2026. Keputusan itu juga diperkuat melalui Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 2860 Tahun 2026. Dokumen resmi itu memastikan UIN Banten menjadi penyelenggara utama KKN Nusantara 2026.

 

Direktur PTKIN, Prof Sahiron, menegaskan bahwa penunjukan ini membawa tanggung jawab besar. Ia meminta pihak kampus segera bergerak menyiapkan seluruh kebutuhan kegiatan. Koordinasi lintas sektor harus dilakukan sejak awal agar pelaksanaan berjalan lancar.

Baduy Dipilih Jadi Lokasi KKN Nusantara 2026, Prof Ishom Beberkan Alasan Besar di Balik Keputusan Strategis Ini

 

“Tuan rumah diharapkan menyiapkan diri dan berkoordinasi tentang semua kebutuhan dengan berbagai pihak terkait,” ujar Prof Sahiron dalam surat resminya.

 

Kementerian Agama juga meminta seluruh pimpinan PTKIN di Indonesia berpartisipasi aktif. Setiap kampus diminta mengirimkan mahasiswa terbaiknya untuk mengikuti program ini sesuai ketentuan yang berlaku. Langkah ini diharapkan mampu menghadirkan peserta yang unggul dan siap terjun ke masyarakat.

 

Pemkot Tangerang Percepat Penataan Jaringan Utilitas Bawah Tanah, Penertiban Kabel Dilakukan Bertahap

Sebagai tuan rumah, UIN Banten memikul peran strategis. Kampus harus menyusun perencanaan rinci, menjalin koordinasi dengan berbagai pihak, hingga memastikan pelaksanaan berjalan sesuai target. Selain itu, kampus juga bertanggung jawab menyusun laporan akhir sebagai bentuk pertanggungjawaban kegiatan.

 

Melalui akun Instagram resminya, pihak UIN Banten menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan. Mereka menilai penunjukan ini sebagai kehormatan besar sekaligus amanah penting yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

 

“Alhamdulillah, sebuah kehormatan besar bagi UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten atas kepercayaan sebagai tuan rumah Kuliah Kerja Nyata Nusantara 2026,” tulis pihak kampus pada Selasa, 14 April 2026.

Tokoh Banten Minta Masyarakat Tidak Terhasut Isu Nikah Siri

 

Momentum ini tidak hanya menjadi kebanggaan institusi. UIN Banten melihatnya sebagai peluang untuk memperkuat kontribusi nyata kepada masyarakat. Kampus berharap mahasiswa dapat terjun langsung, bekerja sama lintas daerah, dan membawa dampak positif di berbagai wilayah.

 

KKN Nusantara Moderasi Beragama merupakan program strategis Kementerian Agama. Program ini bertujuan menanamkan nilai kebhinekaan di tengah masyarakat Indonesia yang beragam. Mahasiswa didorong menjadi agen perubahan yang mampu menjaga harmoni sosial.

 

Selain itu, program ini juga mengangkat pendekatan ekoteologi. Mahasiswa diajak meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan. Mereka juga dituntut memahami persoalan sosial secara kontekstual dan menawarkan solusi berbasis keilmuan.

 

Proses seleksi peserta dilakukan secara ketat. Tahapan seleksi mencakup uji kompetensi hingga tes berbasis Computer Assisted Test (CAT) dengan sistem barcode. Penilaian meliputi kemampuan membaca Al-Qur’an, pemahaman keagamaan, soft skill, serta kepribadian peserta.

 

Melalui seleksi ini, Kementerian Agama ingin memastikan peserta yang terlibat benar-benar siap. Tidak hanya dari sisi akademik, tetapi juga dari aspek sosial. Dengan demikian, KKN Nusantara 2026 tidak sekadar menjadi agenda rutin, melainkan program yang memberikan dampak nyata.

 

Kegiatan ini diharapkan menjadi ruang kolaborasi lintas budaya dan disiplin ilmu. Ribuan mahasiswa dari berbagai daerah akan berkumpul dan bekerja bersama. Mereka membawa satu tujuan, yakni membangun masyarakat yang harmonis, inklusif, dan bermartabat di seluruh pelosok negeri.***

× Advertisement
× Advertisement