Ironi di Tanah Kelahiran! Muktamar ke-21 Mathla’ul Anwar Bongkar Fakta Mengejutkan di Kota Serang

Kilas Banten
11 Apr 2026 19:13
Banten 0
4 menit membaca

KILAS BANTEN – Muktamar ke 21 Mathla’ul Anwar resmi berlangsung di Kota Serang, Banten, Sabtu, 11 April 2026. Forum tertinggi organisasi ini menjadi ajang penting untuk memperkuat arah gerak sekaligus mengevaluasi kiprah di tengah masyarakat.

 

Ketua Umum Pengurus Besar Mathla’ul Anwar, KH Embay Mulya Syarief, mengungkap fakta yang cukup mengejutkan: organisasi besar ini belum dikenal luas di wilayah asalnya sendiri.

 

Dalam sambutannya, Embay langsung menyoroti rendahnya tingkat pengenalan Mathla’ul Anwar di wilayah utara Banten, termasuk Kota Serang. Ia menyebut kondisi ini sebagai ironi, mengingat organisasi tersebut lahir dan berkembang dari tanah Banten.

 

Baca Juga  Resmi, 3.790 PPPK Paruh Waktu Kota Serang Dilantik, Budi Rustandi Ingatkan ASN Jaga Integritas

“Di Kota Serang, masih banyak yang belum tahu Mathla’ul Anwar,” kata Embay, Sabtu, 11 April 2026.

 

Ia menjelaskan, selama ini pelaksanaan muktamar lebih sering digelar di luar Pulau Jawa. Untuk agenda tahun ini, panitia awalnya merencanakan kegiatan di Sumatera Utara.

 

Namun, Embay memutuskan memindahkan lokasi ke Banten. Ia ingin menjadikan muktamar sebagai sarana memperkenalkan organisasi kepada masyarakat setempat.

 

Menurutnya, selama ini Mathla’ul Anwar lebih dikenal di wilayah selatan seperti Pandeglang dan Lebak. Sementara di wilayah utara, eksistensinya belum terasa kuat. Padahal, organisasi ini telah berdiri sejak 1916 dan memiliki sejarah panjang dalam dunia pendidikan di Indonesia.

 

Embay mengaku masih sering mendapat pertanyaan tentang Mathla’ul Anwar, bahkan setelah lima tahun menjabat sebagai ketua umum. Hal ini menunjukkan bahwa sosialisasi organisasi belum berjalan optimal.