Advertisement
Serang

Tangani Banjir, Wali Kota Serang Budi Rustandi Alokasikan Rp400 Juta APBD Perubahan untuk Jalan Permata Hijau

Wali Kota Serang Budi Rustandi meninjau pembangunan jalan beton dan drainase di kawasan Permata Hijau yang didanai APBD Perubahan 2026.
Wali Kota Serang Budi Rustandi meninjau pembangunan jalan beton dan drainase di kawasan Permata Hijau yang didanai APBD Perubahan 2026.

KILAS BANTEN – Wali Kota Serang Budi Rustandi mengalokasikan Rp400 juta melalui APBD Perubahan 2026 untuk melanjutkan pembangunan jalan beton di kawasan Perumahan Permata Hijau.

Pembangunan betonisasi jalan di perumahan Permata Hijau ini sebagai bagian dari upaya penanganan banjir dan peningkatan infrastruktur di sekitar pusat pemerintahan Kota Serang.

Komitmen tersebut disampaikan Budi Rustandi saat meninjau langsung kondisi jalan dan drainase di kawasan Perumahan Permata Hijau, Senin 20 Juli 2026

Dalam peninjauan itu, ia menegaskan pembangunan akan dilakukan secara bertahap agar persoalan jalan rusak dan genangan yang telah berlangsung bertahun-tahun dapat segera ditangani.

Menurut Budi, pembangunan tahap pertama telah mencakup ruas jalan dari depan Pusat Pemerintahan (Puspem) Kota Serang hingga ujung Perumahan Permata Hijau.

Jadwal Padat Wakil Bupati Serang Hari Ini, Muhammad Najib Hamas Pimpin Rapat Vokasi dan Resmi Buka MTQ ke-55

Selanjutnya, melalui APBD Perubahan 2026, pekerjaan akan diteruskan hingga titik yang sebelumnya kerap dilanda banjir.

“Saya ingin persoalan ini diselesaikan secara bertahap. Jalan diperbaiki, drainase juga dibenahi supaya masyarakat mendapatkan infrastruktur yang lebih baik,” ujar Budi.

Selain mengalokasikan anggaran dari APBD Kota Serang, Budi juga menjalin koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Banten untuk mempercepat penanganan ruas jalan menuju Perumahan Kelapa Gading beserta sistem drainasenya.

Melalui skema bantuan pemerintah provinsi, Pemkot Serang mengusulkan anggaran sekitar Rp10 miliar untuk pembangunan infrastruktur di empat kawasan perumahan, yakni kawasan akses Kelapa Gading (KSB), Griya Permata Asri (GPA), Puri Anggrek, dan Citra Gading.

“Hari ini saya akan berdiskusi dengan Pak Gubernur terkait pembagian penanganan. Mana yang menjadi kewenangan Kota Serang dan mana yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Banten,” ujarnya.

Bupati Serang Apresiasi Lagu Komunitas Musik Jalanan, Siap Libatkan Musisi Lokal di Berbagai Agenda Daerah

Khusus akses menuju Kelapa Gading melalui kawasan Permata Hijau, pembangunan yang diusulkan meliputi jalan beton sepanjang sekitar 400 meter dengan lebar 6 meter.

Kemudian juga pembangunan drainase untuk meningkatkan kapasitas aliran air dan mengurangi risiko banjir.

Budi menjelaskan hasil survei lapangan menunjukkan saluran drainase di kawasan tersebut mengalami sedimentasi yang cukup parah akibat tidak mendapat penanganan selama bertahun-tahun.

Kondisi itu membuat fungsi drainase tidak lagi optimal sehingga sering menimbulkan genangan ketika hujan deras.

“Ini menjadi fokus kami karena berada di kawasan pusat pemerintahan,” ungkapnya.

Jadwal Bupati Serang Bertemu Komunitas Musik Jalanan Hari Ini, Bakal Bahas Masa Depan Seni Kreatif di Pendopo

“Permasalahan ini seharusnya sudah diselesaikan sejak dulu, tetapi di era saya bersama Pak Agis kami jadikan sebagai salah satu prioritas pembangunan secara bertahap,” kata Budi.

Ia menegaskan penanganan infrastruktur di Permata Hijau menjadi salah satu prioritas pemerintah karena lokasinya berada di sekitar pusat pemerintahan Kota Serang.

Menurutnya, pembangunan akan terus dilanjutkan secara bertahap sesuai kemampuan keuangan daerah dengan dukungan Pemerintah Provinsi Banten.

× Advertisement
× Advertisement