Mahasiswa STISNU Tangerang bersama pengurus Koperasi Desa Merah Putih Renged saat kegiatan pelayanan dan pengelolaan logistik di Desa Renged, Kecamatan Kresek.KILAS BANTEN – Upaya memperkuat ekonomi desa terus digencarkan melalui kolaborasi antara dunia akademik dan masyarakat. Dua mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Nahdlatul Ulama (STISNU) Nusantara Tangerang terjun langsung ke lapangan dengan menjalani Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) di Koperasi Desa Merah Putih Renged, Kecamatan Kresek.
Kedua mahasiswa tersebut, Ahmad Apriansyah Almuadi dan Ahmad Nur Alfian Juniawan, aktif mengikuti berbagai kegiatan operasional koperasi.
Program ini menjadi bagian dari kurikulum akademik sekaligus bentuk pengabdian kepada masyarakat. Mereka fokus mempelajari sistem administrasi serta pengelolaan usaha koperasi yang baru saja memperoleh legalitas resmi dari pemerintah.
Koperasi Desa Merah Putih Renged sendiri telah mengantongi badan hukum melalui Surat Keputusan Menteri Hukum Republik Indonesia Nomor AHU-0043729.AH.01.29.TAHUN 2025 tertanggal 14 Juni 2025. Legalitas ini menjadi pijakan penting dalam memperluas peran koperasi sebagai penggerak ekonomi lokal.
Selama menjalani PPL, kedua mahasiswa tidak hanya mengamati, tetapi juga terlibat langsung dalam aktivitas harian koperasi. Mereka membantu pelayanan anggota serta mengelola stok logistik, seperti air mineral kemasan dan kebutuhan pokok lainnya. Keterlibatan ini dinilai mampu meningkatkan efisiensi operasional sekaligus memberikan pengalaman nyata bagi mahasiswa.
Ahmad Apriansyah Almuadi mengungkapkan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menghubungkan teori dengan praktik.