Mahasiswa STISNU Tangerang Turun Tangan, Koperasi Desa Renged Disiapkan Jadi Motor Ekonomi Warga

Kilas Banten
12 Apr 2026 21:00
3 menit membaca

KILAS BANTEN – Upaya memperkuat ekonomi desa terus digencarkan melalui kolaborasi antara dunia akademik dan masyarakat. Dua mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Nahdlatul Ulama (STISNU) Nusantara Tangerang terjun langsung ke lapangan dengan menjalani Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) di Koperasi Desa Merah Putih Renged, Kecamatan Kresek.

 

Kedua mahasiswa tersebut, Ahmad Apriansyah Almuadi dan Ahmad Nur Alfian Juniawan, aktif mengikuti berbagai kegiatan operasional koperasi.

 

Program ini menjadi bagian dari kurikulum akademik sekaligus bentuk pengabdian kepada masyarakat. Mereka fokus mempelajari sistem administrasi serta pengelolaan usaha koperasi yang baru saja memperoleh legalitas resmi dari pemerintah.

 

Baca Juga  Mahasiswa Desak Netralitas ASN dan TNI-Polri di Pilkada Banten 2024, Ini Isi Tuntutannya

Koperasi Desa Merah Putih Renged sendiri telah mengantongi badan hukum melalui Surat Keputusan Menteri Hukum Republik Indonesia Nomor AHU-0043729.AH.01.29.TAHUN 2025 tertanggal 14 Juni 2025. Legalitas ini menjadi pijakan penting dalam memperluas peran koperasi sebagai penggerak ekonomi lokal.

 

Selama menjalani PPL, kedua mahasiswa tidak hanya mengamati, tetapi juga terlibat langsung dalam aktivitas harian koperasi. Mereka membantu pelayanan anggota serta mengelola stok logistik, seperti air mineral kemasan dan kebutuhan pokok lainnya. Keterlibatan ini dinilai mampu meningkatkan efisiensi operasional sekaligus memberikan pengalaman nyata bagi mahasiswa.

 

Ahmad Apriansyah Almuadi mengungkapkan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menghubungkan teori dengan praktik.