KILAS BANTEN – Normalisasi Kali Serua terus dipercepat Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang sebagai bagian dari strategi mitigasi banjir jangka panjang di wilayah Ciledug.
Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Pemkot Tangerang mengerahkan Tim Pemeliharaan Sumber Daya Air untuk melakukan normalisasi aliran Kali Serua.
Kali Serua merupakan bagian dari Daerah Aliran Sungai (DAS) Kali Angke guna meningkatkan kapasitas tampung air menjelang musim hujan.
Kepala Dinas PUPR Kota Tangerang, Taufik Syahzaeni, mengatakan kegiatan normalisasi dilakukan dengan memanfaatkan musim kemarau agar penanganan sungai dan saluran air di kawasan rawan banjir dapat berlangsung lebih optimal.
Menurut Taufik, pekerjaan yang dilakukan meliputi pengangkatan sedimentasi dan pembersihan aliran sungai untuk mengembalikan fungsi Kali Serua sebagai jalur utama pengaliran air sekaligus mengurangi potensi genangan saat curah hujan meningkat.
“Kami terus melakukan upaya mitigasi berkelanjutan memanfaatkan waktu musim kemarau ini dengan memperkuat infrastruktur pengendali banjir,” katanya Sabtu 18 Juli 2026.
“Termasuk sungai-sungai dan saluran air yang berada di kawasan zona rawan banjir termasuk di Kali Serua yang menjadi bagian dari Kali Angke,” ujar Taufik.
Untuk mempercepat pelaksanaan pekerjaan, Dinas PUPR juga menerjunkan alat berat sehingga proses normalisasi dapat berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.
Setelah normalisasi Kali Serua selesai, kegiatan serupa akan dilanjutkan secara bertahap ke sejumlah sungai dan saluran air di wilayah lain yang memiliki tingkat kerawanan banjir.
Pemkot Tangerang menegaskan normalisasi sungai menjadi salah satu langkah mitigasi jangka panjang yang terus dilakukan.
Hal itu guna meningkatkan kapasitas infrastruktur pengendali banjir, sekaligus meminimalkan risiko genangan pada musim penghujan mendatang.

