KILAS BANTEN – Wakil Bupati Serang Muhammad Najib Hamas dijadwalkan menjalani dua agenda resmi pada Sabtu, 18 Juli 2026.
Kedua kegiatan tersebut menitikberatkan pada penguatan kualitas sumber daya manusia melalui sektor pendidikan sekaligus pelestarian lingkungan melalui program pengembangan perikanan air tawar.
Rangkaian kegiatan itu menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Serang dalam menjalankan pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada infrastruktur, tetapi juga menyentuh aspek pemberdayaan masyarakat dan keberlanjutan sumber daya alam.
Jadwal pertama akan berlangsung pada pukul 09.00 WIB. Muhammad Najib Hamas dijadwalkan membuka Seminar Edukasi Salimah yang digelar di Aula Tb Suwandi, Kompleks Sekretariat Daerah Kabupaten Serang.
Seminar tersebut menjadi ruang edukasi bagi masyarakat sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dengan organisasi kemasyarakatan.
Melalui kegiatan ini, berbagai pihak diharapkan dapat berkolaborasi untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat serta memperkuat kualitas keluarga sebagai fondasi pembangunan daerah.
Kehadiran Wakil Bupati Serang dalam seminar itu juga menjadi bentuk dukungan pemerintah terhadap berbagai program pemberdayaan masyarakat yang berbasis pendidikan. Langkah tersebut dinilai penting karena peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi salah satu faktor utama dalam mendorong kemajuan daerah.
Setelah menyelesaikan agenda pertama, Muhammad Najib Hamas akan melanjutkan kegiatan berikutnya pada pukul 10.30 WIB. Ia dijadwalkan menghadiri program penebaran benih ikan nila di Titik Nol Situ Cibanten, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Serang.
Program tersebut merupakan salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Serang dalam menjaga kelestarian ekosistem perairan sekaligus meningkatkan potensi sektor perikanan air tawar. Penebaran benih ikan dilakukan agar populasi ikan tetap terjaga dan mampu mendukung produktivitas perairan dalam jangka panjang.
Selain memiliki nilai konservasi, kegiatan itu juga diharapkan memberikan dampak positif terhadap ketahanan pangan daerah. Pemerintah menilai sektor perikanan memiliki peran penting dalam memenuhi kebutuhan pangan sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat yang menggantungkan penghasilan dari usaha perikanan.
Situ Cibanten sendiri dikenal sebagai salah satu kawasan yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai wilayah konservasi sekaligus sentra perikanan air tawar. Oleh karena itu, pelestarian kawasan tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam menjaga keseimbangan lingkungan.
Program penebaran benih ikan nila juga menjadi bentuk pemanfaatan sumber daya alam secara berkelanjutan.
Dengan menjaga ekosistem perairan, pemerintah berharap manfaat ekonomi dan lingkungan dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.
Dua agenda yang dijalani Muhammad Najib Hamas pada hari ini menunjukkan bahwa pembangunan daerah dilakukan melalui berbagai pendekatan.
Pemerintah tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan, pemberdayaan masyarakat, serta pelestarian lingkungan.
Kolaborasi dengan organisasi masyarakat dalam kegiatan edukasi menjadi langkah untuk memperluas partisipasi publik dalam pembangunan.
Sementara itu, kegiatan konservasi melalui penebaran benih ikan mencerminkan perhatian pemerintah terhadap keberlangsungan sumber daya alam yang menjadi aset penting Kabupaten Serang.
Berdasarkan jadwal resmi, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung pada Sabtu, 18 Juli 2026. Agenda diawali dengan pembukaan Seminar Edukasi Salimah di Aula Tb Suwandi pada pukul 09.00 WIB.
Selanjutnya, Wakil Bupati Serang bertolak ke Titik Nol Situ Cibanten, Kecamatan Ciomas, untuk mengikuti kegiatan tebar benih ikan nila yang dimulai pukul 10.30 WIB.
Melalui dua kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Serang kembali menegaskan komitmennya dalam membangun daerah secara berkelanjutan.
Penguatan pendidikan masyarakat, pemberdayaan organisasi kemasyarakatan, serta pelestarian lingkungan menjadi bagian dari strategi pembangunan yang diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus menjaga sumber daya alam bagi generasi mendatang.***

