Damkar Ciledug Evakuasi Ular Sanca 4 Meter Usai Mangsa Ayam Milik Warga Pondok Lakah

Kilas Banten
11 Feb 2026 06:00
2 menit membaca

KILAS BANTEN – Rasa cemas yang sempat menghantui warga Perumahan Pondok Lakah Permai, Kelurahan Paninggilan, Kecamatan Ciledug, akhirnya berakhir.

Tim Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemadam Kebakaran (Damkar) Ciledug berhasil mengevakuasi seekor ular sanca (Python reticulatus) berukuran jumbo yang selama ini diduga menjadi penyebab hilangnya hewan ternak warga.

Aksi evakuasi ini bermula dari laporan warga di lingkungan RT 02/RW 16 Blok L7 yang merasa diteror selama dua minggu terakhir.

Hewan melata tersebut kerap muncul secara misterius dan memangsa ayam di kandang, namun selalu berhasil meloloskan diri sebelum sempat ditangkap warga.

Kepala UPT Damkar Ciledug, Agio Soares, menjelaskan bahwa timnya bergerak cepat ke lokasi segera setelah menerima laporan.

Setibanya di lokasi, petugas langsung menyisir area sekitar kandang ayam yang dicurigai menjadi tempat persembunyian ular.

“Kami melakukan penanganan cepat dan berhasil menangkap seekor ular sanca sepanjang 4,1 meter dengan bobot mencapai 20 kilogram,” katanya.

“Posisi ular berada di dekat kandang ayam di area depan komplek,” ujar Agio saat dikonfirmasi di lokasi kejadian.

Proses pencarian sempat mengalami kendala karena ular bersembunyi di balik tumpukan atap asbes.

Meski demikian, evakuasi dapat dilakukan dengan relatif lebih mudah karena ular tidak memberikan perlawanan berarti.

“Saat ditangkap, kondisi perut ular membesar karena habis memangsa ayam warga. Jadi proses evakuasi relatif lebih mudah karena gerakannya melambat,” tambah Agio Rabu 11 Februari 2026.

Dalam proses pengamanan, petugas menggunakan alat penjapit khusus (snake tongs) untuk mengendalikan bagian kepala ular demi keselamatan personel.

Keberhasilan evakuasi tersebut disambut lega oleh warga sekitar. Gino, salah satu warga Perumahan Pondok Lakah Permai, mengapresiasi respons cepat dan kesigapan petugas Damkar Ciledug.

“Terima kasih banyak kepada tim Damkar Ciledug yang sudah mengevakuasi ular ini. Sekarang warga tidak perlu khawatir lagi dengan keselamatan hewan ternaknya,” ungkap Gino.

Saat ini, ular sanca sepanjang 4,1 meter tersebut telah diamankan di Pos UPT Damkar Ciledug.

Selanjutnya, hewan tersebut akan diserahkan kepada Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jakarta untuk penanganan lebih lanjut, sebelum dilepasliarkan ke habitat yang jauh dari permukiman penduduk.***