Rp14 Miliar untuk TPS Bojong Menteng Disorot, Fraksi Demokrat DPRD Kabupaten Serang Beberkan Risiko dan Penolakan Warga

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Fraksi Demokrat DPRD Kabupaten Serang, Azwar Anas, menyampaikan pernyataan usai Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Serang, Rabu, 18 Februari 2026, terkait polemik TPS Bojong Menteng.

i

Ketua Fraksi Demokrat DPRD Kabupaten Serang, Azwar Anas, menyampaikan pernyataan usai Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Serang, Rabu, 18 Februari 2026, terkait polemik TPS Bojong Menteng.

 

Ia menilai kebijakan pengelolaan sampah di Kabupaten Serang harus mempertimbangkan aspek sosial. Pemerintah daerah, menurut dia, wajib memastikan setiap proyek infrastruktur berjalan tanpa memicu konflik horizontal.

 

ADVERTISEMENT

, ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau itu baik dan kondusif, silakan dilaksanakan. Tapi kalau berpotensi menimbulkan masalah, jangan dipaksakan,” ucapnya.

 

Isu pengelolaan sampah memang menjadi tantangan strategis di Kabupaten Serang. Pertumbuhan penduduk dan aktivitas ekonomi terus meningkatkan volume sampah setiap tahun. Pemerintah daerah membutuhkan solusi jangka panjang. Namun, ketersediaan lahan dan penerimaan masyarakat menjadi faktor krusial.

Baca Juga  Anggaran DPUPR Kabupaten Serang Naik Rp73 Miliar, DPRD Tegaskan Polemik Berakhir dan Prioritaskan Penanganan Banjir

 

Azwar meminta evaluasi menyeluruh sebelum menetapkan kembali lokasi TPS Bojong Menteng. Ia mendorong pemerintah daerah mencari alternatif yang lebih aman secara hukum dan diterima masyarakat.

 

Polemik anggaran Rp14 miliar untuk TPS Bojong Menteng diperkirakan masih akan menjadi agenda pembahasan antara DPRD Kabupaten Serang dan pihak eksekutif dalam waktu dekat. Publik kini menanti kepastian arah kebijakan pengelolaan sampah tahun 2026, apakah tetap dilanjutkan atau benar-benar dialihkan sesuai kesepakatan.***

Penulis : Dayat

Editor : Redaksi Kilas Banten

Follow WhatsApp Channel www.kilasbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Kabupaten Serang Bongkar Bahaya PMI Ilegal, Warga Diingatkan, Jangan Tergiur Jalur Gelap
Alun-Alun Cinangka Berubah Jadi Hutan Liar, DPUPR Kabupaten Serang Bongkar Penyebab Utama
Dijanjikan Kerja di Turki, PMI Asal Lebak Wangi Serang Justru Terlantar di Irak dengan Luka Parah
Siltap 2026 Ngebut Cair, Perangkat Desa Jawilan Bongkar Bukti Janji Bupati Serang Tak Sekadar Wacana
Gelombang Soliditas NU Menggema di Kota Serang, Halalbihalal 2026 Tegaskan Kekuatan Akar Rumput di Tengah Arus Zaman
Senyap di Sore Hari, Motor Warga Komplek Tembong Kota Serang Indah Disikat, Perempuan Misterius Jadi Sorotan Polisi
PCNU Kota Serang dan UIN Banten di Pelatihan Kepeloporan Moderasi Beragama, Siapkan Generasi Muda soal Tantangan Digital dan Ancaman Radikalisme
Sosialisasi PBB-P2 di Desa Tirtayasa, Bapenda Kabupaten Serang Dorong Kesadaran Pajak Masyarakat
Fraksi Demokrat DPRD Kabupaten Serang menyoroti anggaran Rp14 miliar untuk proyek TPS Bojong Menteng tahun 2026. Azwar Anas menegaskan anggaran telah digeser karena persoalan lahan dan penolakan warga.

Berita Terkait

-

DPRD Kabupaten Serang Bongkar Bahaya PMI Ilegal, Warga Diingatkan, Jangan Tergiur Jalur Gelap

-

Alun-Alun Cinangka Berubah Jadi Hutan Liar, DPUPR Kabupaten Serang Bongkar Penyebab Utama

-

Dijanjikan Kerja di Turki, PMI Asal Lebak Wangi Serang Justru Terlantar di Irak dengan Luka Parah

-

Siltap 2026 Ngebut Cair, Perangkat Desa Jawilan Bongkar Bukti Janji Bupati Serang Tak Sekadar Wacana

-

Gelombang Soliditas NU Menggema di Kota Serang, Halalbihalal 2026 Tegaskan Kekuatan Akar Rumput di Tengah Arus Zaman

Berita Terbaru