Di Harlah PMII ke-66, Fathan Subchi: Jangan Sekadar Bergerak, Harus Berdampak Nyata

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum PB IKA PMII Fathan Subchi saat memberikan arahan dalam acara Halalbihalal dan konsolidasi nasional di Kemayoran, Jakarta, Minggu, 19 April 2026

i

Ketua Umum PB IKA PMII Fathan Subchi saat memberikan arahan dalam acara Halalbihalal dan konsolidasi nasional di Kemayoran, Jakarta, Minggu, 19 April 2026

KILAS BANTEN – Peringatan Hari Lahir (Harlah) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) ke-66 menjadi momentum penting bagi penguatan arah gerakan alumni. Dalam agenda Halalbihalal dan konsolidasi nasional yang digelar di Kemayoran, Jakarta, Minggu, 19 April 2026, Ketua Umum PB IKA PMII Fathan Subchi menegaskan bahwa setiap gerakan organisasi harus menghasilkan dampak nyata bagi masyarakat.

 

Di hadapan para alumni lintas generasi dan sejumlah tokoh nasional, Fathan menyampaikan pesan tegas. Ia meminta seluruh kader dan alumni tidak bergerak tanpa arah. Menurutnya, setiap langkah harus memiliki tujuan yang jelas dan hasil yang terukur.

ADVERTISEMENT

, ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Kita harus jelas, bergerak ke mana dan berdampak ke mana. Itu yang harus menjadi ukuran,” ujar Fathan, Senin, 20 April 2026.

Baca Juga  Bikin Heboh, BLT BBM 2025 dan Beras 10 Kg Siap Cair, Simak Jadwal dan Penerimanya

 

Pernyataan tersebut menjadi penegasan arah strategis organisasi ke depan.

 

Fathan menilai, gerakan tanpa indikator keberhasilan hanya akan berakhir sebagai rutinitas tanpa makna. Oleh karena itu, ia mendorong agar seluruh program dan aktivitas organisasi dirancang dengan orientasi hasil.

 

Ia juga menekankan pentingnya kembali pada nilai dasar sebagai santri. Dalam sambutannya, Fathan mengutip prinsip “anfahuhu linnas”, yang berarti manusia terbaik adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain. Prinsip ini, menurutnya, harus menjadi landasan dalam setiap gerakan alumni PMII.

 

Fathan menjelaskan, kontribusi alumni tidak boleh terbatas pada internal organisasi. Peran tersebut harus meluas ke masyarakat, bangsa, dan negara. Dengan demikian, kehadiran alumni PMII benar-benar dirasakan manfaatnya oleh publik luas.

Penulis : Dayat

Editor : Redaksi Kilas Banten

Sumber Berita: KILASBANTEN.COM

Follow WhatsApp Channel www.kilasbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Heboh Ikan Sapu-sapu Dikubur Hidup-hidup, Rektor UIN Banten Prof Ishom Sebut Boleh, Tapi Soroti Etika dan Cara Manusiawi
Retreat Nasional di Magelang, Ketua DPRD Kabupaten Serang Tekankan Peran Gen Z sebagai Kunci Indonesia Emas 2045
Di Harlah PMII ke-66, Tokoh Nasional PB IKA PMII Berkumpul, Konsolidasi Kebangsaan Menguat di Jakarta
Kongres IMAKIPSI XIII Meledak di Mataram, Mahasiswa Kependidikan Deklarasikan Perang Total Ketimpangan Pendidikan 3T
PPP Banten Resmi Dipimpin Neng Siti Julaiha, Bakal Pasang Target Ambisius Menang Besar di Pemilu 2029
Gelombang 2.500 Alumni Padati Istiqlal, Silatnas IKTASA Ciwaringin Tegaskan Kekuatan Besar Pesantren untuk Bangsa
Geger! Program MBG di Bone Tersendat, SPPG Macege Disetop Mendadak Diduga Abaikan Standar Lingkungan
Ledakan Semangat Anak Muda, PeaceLab Jadi Motor Baru Gerakan Perdamaian Berbasis Budaya dan Sejarah
Harlah PMII ke-66 jadi momentum konsolidasi nasional. Ketua Umum PB IKA PMII Fathan Subchi menegaskan pentingnya gerakan nyata dan terukur demi kontribusi bagi masyarakat.

Berita Terkait

-

Di Harlah PMII ke-66, Fathan Subchi: Jangan Sekadar Bergerak, Harus Berdampak Nyata

-

Heboh Ikan Sapu-sapu Dikubur Hidup-hidup, Rektor UIN Banten Prof Ishom Sebut Boleh, Tapi Soroti Etika dan Cara Manusiawi

-

Retreat Nasional di Magelang, Ketua DPRD Kabupaten Serang Tekankan Peran Gen Z sebagai Kunci Indonesia Emas 2045

-

Di Harlah PMII ke-66, Tokoh Nasional PB IKA PMII Berkumpul, Konsolidasi Kebangsaan Menguat di Jakarta

-

Kongres IMAKIPSI XIII Meledak di Mataram, Mahasiswa Kependidikan Deklarasikan Perang Total Ketimpangan Pendidikan 3T

Berita Terbaru