Harlah NU ke-103 di Banten, Prof Muhammad Ishom Tegaskan Kekompakan NU Kunci Indonesia Emas 2045

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rektor UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten Prof Muhammad Ishom menyampaikan pandangan kebangsaan dalam Istighotsah Harlah ke-103 Nahdlatul Ulama di Kantor PWNU Banten, Kamis, 8 Januari 2026

i

Rektor UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten Prof Muhammad Ishom menyampaikan pandangan kebangsaan dalam Istighotsah Harlah ke-103 Nahdlatul Ulama di Kantor PWNU Banten, Kamis, 8 Januari 2026

KILAS BANTEN – Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Banten menggelar istighotsah dan doa bersama dalam rangka memperingati Hari Lahir ke-103 Nahdlatul Ulama. Agenda ini menjadi momentum refleksi perjalanan panjang NU sekaligus ikhtiar spiritual untuk keselamatan bangsa dan penguatan peran NU dalam mendukung Indonesia maju.

 

Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor PWNU Banten, Kamis, 8 Januari 2026. Suasana khidmat menyelimuti acara yang dihadiri pengurus NU, para kiai, akademisi, dan jamaah. Doa bersama dipanjatkan sebagai bentuk munajat kolektif untuk bangsa di tengah berbagai tantangan. Tema yang diusung adalah Meneguhkan Khidmah Jam’iyyah Nahdlatul Ulama melalui Istighotsah untuk Banten dan Indonesia Maju.

ADVERTISEMENT

, ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Peringatan Harlah NU ke-103 ini juga menjadi ruang penyampaian gagasan strategis. Rektor UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Prof Muhammad Ishom, menegaskan pentingnya menjaga kekompakan warga NU sebagai fondasi utama kekuatan organisasi.

Baca Juga  Heboh Lebak Expo University 2026, UIN SMH Banten Serbu Ribuan Pelajar dan Perluas Akses Kampus Negeri

 

Prof Ishom menilai, dinamika dan perbedaan pandangan yang muncul di internal NU tidak boleh melemahkan semangat kebersamaan. Ia mengingatkan agar warga NU tidak mudah pesimis meskipun ada pihak yang memandang sebelah mata NU akibat konflik dan isu yang berkembang.

 

“Warga NU harus tetap kompak. Jangan pesimis meskipun ada yang meremehkan NU. Organisasi ini sudah teruji oleh sejarah dan punya pengalaman panjang dalam menyelesaikan konflik,” ujar Prof Ishom.

 

Menurutnya, kekuatan utama NU berada di tingkat akar rumput. Selama jamaah tetap bersatu dan menjadikan kiai sebagai rujukan, NU akan terus berdiri kokoh menghadapi perubahan zaman.

Penulis : Dayat

Editor : Redaksi Kilas Banten

Follow WhatsApp Channel www.kilasbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Digedor di Era Digital, UIN Banten Ajak Mahasantri Tulis Buku dan Lawan Budaya Instan
UIN Banten Resmi Jadi Markas KKN Nusantara 2026, Ribuan Mahasiswa Siap Turun Tangan Bangun Negeri
Dies Natalis ke-27, Universitas Raharja Perkuat Peran dalam Pengembangan SDM Digital di Kota Tangerang
Ironi di Tanah Kelahiran! Muktamar ke-21 Mathla’ul Anwar Bongkar Fakta Mengejutkan di Kota Serang
Wisuda UIN Banten 2026, Prof Muhammad Ishom Tegas Sebut Tak Ada Alumni PTKIN Menganggur, Lulusan Diminta Siap Hadapi Dunia Nyata
UIN Banten Gandeng Bank Indonesia, Program Beasisawa hingga Kebanksentralan 2026 Dibidik untuk Civitas Akademika dan Mahasiswa
Gerakan Pramuka Kampus, UIN SMH Banten Siapkan Jurnal Ilmiah hingga SKS untuk Mahasiswa Aktif
UIN Banten Tembus 10 Besar PTKIN Terbaik Versi UniRank 2026, Bukti Kampus Islam Makin Kompetitif
Peringatan Harlah ke-103 NU di Banten diwarnai istighotsah dan doa bersama. Prof Muhammad Ishom menegaskan kekompakan warga NU, sinergi dengan pemerintah, dan penguatan pendidikan menuju Indonesia Emas 2045

Berita Terkait

-

Digedor di Era Digital, UIN Banten Ajak Mahasantri Tulis Buku dan Lawan Budaya Instan

-

UIN Banten Resmi Jadi Markas KKN Nusantara 2026, Ribuan Mahasiswa Siap Turun Tangan Bangun Negeri

-

Dies Natalis ke-27, Universitas Raharja Perkuat Peran dalam Pengembangan SDM Digital di Kota Tangerang

-

Ironi di Tanah Kelahiran! Muktamar ke-21 Mathla’ul Anwar Bongkar Fakta Mengejutkan di Kota Serang

-

Wisuda UIN Banten 2026, Prof Muhammad Ishom Tegas Sebut Tak Ada Alumni PTKIN Menganggur, Lulusan Diminta Siap Hadapi Dunia Nyata

Berita Terbaru