Sambut Muktamar NU ke-35, PCNU Kota Serang: Kembali ke Khittah dan Perkuat Solidaritas di Tengah Tekanan Global

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Serang saat memberikan pernyataan terkait pentingnya menjaga persatuan menjelang Muktamar NU ke-35.

i

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Serang saat memberikan pernyataan terkait pentingnya menjaga persatuan menjelang Muktamar NU ke-35.

KILAS BANTEN – Menjelang Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Serang mengeluarkan pernyataan tegas. Mereka meminta seluruh warga Nahdliyin menjaga persatuan dan kembali pada khittah organisasi. Seruan ini muncul di tengah dinamika internal yang meningkat dan dinilai berpotensi memicu perpecahan.

 

Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Serang, KH Saifun Nawasi, menekankan pentingnya introspeksi di tengah situasi yang berkembang. Ia meminta kader dan jamaah tidak terjebak dalam konflik yang dapat merusak soliditas organisasi.

ADVERTISEMENT

, ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Menurutnya, Muktamar harus menjadi ruang konsolidasi, bukan arena pertarungan kepentingan.

 

“Kita harus melakukan muhasabah. Mari perkuat jamaah dan jamiah. Kembali ke khittah Nahdlatul Ulama adalah jalan terbaik,” ujar Kiai Saifun, Sabtu, 18 April 2026.

Baca Juga  Tragis, Pemuda Tenggelam di Galian C Cidongklang, Mancak, Serang, Ditemukan Sudah Meninggal Dunia

 

Ia mengingatkan bahwa konflik yang tidak dikelola dengan baik akan berdampak langsung ke masyarakat bawah.

 

Kiai Saifun menegaskan, akar rumput tidak boleh menjadi korban dari perbedaan yang terjadi di tingkat elite. Ia pun mengajak semua pihak menahan diri dan mengedepankan kepentingan bersama.

 

“Jangan sampai masyarakat bawah menjadi korban akibat perpecahan di internal kita,” katanya.

 

Sebagai pengasuh Pondok Pesantren Al-Fathaniyah Tengkele, Kiai Saifun juga menyoroti hubungan erat antara NU dan pesantren.

 

Ia menegaskan bahwa keduanya tidak bisa dipisahkan. NU, kata dia, memiliki peran penting dalam menjaga tradisi Islam moderat sekaligus mendorong kemajuan umat.

Penulis : Dayat

Editor : Redaksi Kilas Banten

Sumber Berita: KILASBANTEN.COM

Follow WhatsApp Channel www.kilasbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Akhir Penantian 30 Tahun, Jembatan Mekarsari Segera Dibangun, Dewan Muhibbin: Dongkrak Ekonomi Warga Kabupaten Serang
PHK Sepihak dan THR Tak Dibayar, PT Asietex Disorot: Mediasi Mandek, Buruh Tuntut Kepastian
Pembahasan LKPJ Bupati Serang 2025 Mandek, OPD Dituding Dewan Tak Disiplin
DPRD Kabupaten Serang Bongkar Bahaya PMI Ilegal, Warga Diingatkan, Jangan Tergiur Jalur Gelap
Alun-Alun Cinangka Berubah Jadi Hutan Liar, DPUPR Kabupaten Serang Bongkar Penyebab Utama
Dijanjikan Kerja di Turki, PMI Asal Lebak Wangi Serang Justru Terlantar di Irak dengan Luka Parah
Siltap 2026 Ngebut Cair, Perangkat Desa Jawilan Bongkar Bukti Janji Bupati Serang Tak Sekadar Wacana
Gelombang Soliditas NU Menggema di Kota Serang, Halalbihalal 2026 Tegaskan Kekuatan Akar Rumput di Tengah Arus Zaman
PCNU Kota Serang menyerukan persatuan jelang Muktamar NU ke-35. Nahdliyin diminta kembali ke khittah, hindari konflik internal, dan perkuat solidaritas di tengah dinamika organisasi dan tekanan global

Berita Terkait

-

Akhir Penantian 30 Tahun, Jembatan Mekarsari Segera Dibangun, Dewan Muhibbin: Dongkrak Ekonomi Warga Kabupaten Serang

-

Sambut Muktamar NU ke-35, PCNU Kota Serang: Kembali ke Khittah dan Perkuat Solidaritas di Tengah Tekanan Global

-

Pembahasan LKPJ Bupati Serang 2025 Mandek, OPD Dituding Dewan Tak Disiplin

-

DPRD Kabupaten Serang Bongkar Bahaya PMI Ilegal, Warga Diingatkan, Jangan Tergiur Jalur Gelap

-

Alun-Alun Cinangka Berubah Jadi Hutan Liar, DPUPR Kabupaten Serang Bongkar Penyebab Utama

Berita Terbaru