Literasi Digital Lebak Diperkuat, Mafindo Banten Gaspol Edukasi Pelajar Melek AI Beretika

Minggu, 14 Desember 2025 - 20:00

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pelajar MAN 1 Lebak mengikuti program AI READY Mafindo Banten untuk memperkuat literasi digital dan etika penggunaan kecerdasan buatan.

i

Pelajar MAN 1 Lebak mengikuti program AI READY Mafindo Banten untuk memperkuat literasi digital dan etika penggunaan kecerdasan buatan.

KILAS BANTEN – Upaya memperkuat literasi digital di Kabupaten Lebak terus digencarkan. Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) Wilayah Banten kembali mengambil peran aktif melalui program AI READY yang digelar di MAN 1 Lebak, Minggu, 14 Desember 2025. Kegiatan ini menyasar pelajar tingkat menengah agar memahami kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) secara kritis, beretika, dan bertanggung jawab.

Program AI READY merupakan bagian dari inisiatif AI READY ASEAN. Fokus utamanya adalah membekali generasi muda dengan pengetahuan dasar tentang AI sekaligus menanamkan kesadaran akan dampak sosial, etika, dan kemanusiaan di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.

Mafindo menilai pelajar perlu mendapat pendampingan sejak dini agar tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga individu yang sadar risiko dan nilai.

Koordinator Kegiatan AI READY Mafindo Banten, Ujang Ahmad, menegaskan bahwa literasi AI menjadi kebutuhan mendesak di lingkungan pendidikan.

Menurutnya, teknologi akan terus berkembang dan tidak mungkin dihindari. Karena itu, pelajar harus memiliki kemampuan berpikir kritis serta sikap bertanggung jawab dalam memanfaatkan AI.

“Literasi AI penting agar siswa tidak hanya mahir secara teknis, tetapi juga memahami nilai dan etika dalam penggunaan teknologi,” ujar Ujang.

Ia menambahkan, tanpa pemahaman etika, AI berpotensi disalahgunakan dan merugikan masyarakat.

Pandangan tersebut sejalan dengan pernyataan Ketua Presidium Mafindo, Septiaji Eko Nugroho. Ia menekankan bahwa kecerdasan buatan harus diposisikan sebagai alat untuk kepentingan publik. Tanpa integritas, AI justru bisa memicu persoalan baru di ruang digital.

Penulis : Dayat

Editor : Rizki

Follow WhatsApp Channel www.kilasbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tangis Iringi Keberangkatan 393 Jemaah Haji Lebak, Embarkasi Baru Cipondoh Resmi Jadi Gerbang ke Tanah Suci
Hasbi Jayabaya Targetkan Lebak Siap Panen Jagung Besar-besaran, Petani dan Pemuda Jadi Ujung Tombak
PELITA ADAT Menyala, Anak Kasepuhan Karang Tembus PTN, ReliQ dan BAZNAS RI Ubah Mimpi Jadi Kenyataan
Ramadhan 2026, BIWALI Lebak Santuni Puluhan Anak Yatim dan Duafa, Masjid Al Ikhlas Bergema Doa dan Haru
Gandeng BRIN, Adde Rosi Optimalkan Peran Keluarga di Lebak untuk Cegah Stunting
Enam Tahun Terlunta, Mahasiswa Bergerak: BEM Banten Bersatu Bangun Taman Baca dan Benahi Majlis Ta’lim di Lebak Gedong
Jamin Higienitas Makanan, SPPG Curugbitung Rutin Cek Kesehatan Pekerja
Pastikan Mutu Layanan, SPPG Curugbitung Libatkan Ahli Gizi Profesional
Mafindo Banten menggelar program AI READY di MAN 1 Lebak untuk membekali pelajar pemahaman kecerdasan buatan secara kritis, beretika, dan bertanggung jawab di era digital.

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 13:00

Tangis Iringi Keberangkatan 393 Jemaah Haji Lebak, Embarkasi Baru Cipondoh Resmi Jadi Gerbang ke Tanah Suci

Minggu, 17 Mei 2026 - 07:00

Hasbi Jayabaya Targetkan Lebak Siap Panen Jagung Besar-besaran, Petani dan Pemuda Jadi Ujung Tombak

Jumat, 15 Mei 2026 - 21:00

PELITA ADAT Menyala, Anak Kasepuhan Karang Tembus PTN, ReliQ dan BAZNAS RI Ubah Mimpi Jadi Kenyataan

Kamis, 19 Maret 2026 - 01:21

Ramadhan 2026, BIWALI Lebak Santuni Puluhan Anak Yatim dan Duafa, Masjid Al Ikhlas Bergema Doa dan Haru

Selasa, 3 Maret 2026 - 05:00

Gandeng BRIN, Adde Rosi Optimalkan Peran Keluarga di Lebak untuk Cegah Stunting

Berita Terbaru