Ratusan jemaah haji asal Kabupaten Lebak saat diberangkatkan menuju Asrama Haji Cipondoh, Tangerang, dengan iringan doa dan tangis haru keluarga.KILAS BANTEN – Suasana haru menyelimuti Pendopo Kabupaten Lebak saat ratusan calon jemaah haji dilepas menuju Tanah Suci. Tangis keluarga pecah ketika iring-iringan bus yang membawa para tamu Allah perlahan meninggalkan lokasi pemberangkatan menuju Asrama Haji Cipondoh, Tangerang, Banten.
Sebanyak 393 jemaah calon haji yang tergabung dalam Kloter 18 JKB resmi diberangkatkan. Keberangkatan tersebut menjadi momen penuh emosional bagi masyarakat Kabupaten Lebak karena ribuan keluarga turut mengantar sanak saudara mereka sejak pagi hari.
Pemerintah Kabupaten Lebak melepas langsung para jemaah melalui prosesi resmi yang dipimpin Bupati Lebak Mochamad Hasbi Asyidiki Jayabaya. Dalam kegiatan tersebut, pemerintah daerah juga melakukan serah terima jemaah kepada panitia penyelenggara ibadah haji di Asrama Haji Cipondoh.
Prosesi administrasi dilakukan oleh Asisten Pemerintahan bersama Asisten Administrasi Umum dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Lebak. Tahapan itu menjadi bagian penting sebelum para jemaah melanjutkan perjalanan menuju Arab Saudi.
Bupati Lebak Mochamad Hasbi Asyidiki Jayabaya hadir langsung di tengah para calon jemaah. Ia memberikan pesan khusus agar seluruh jemaah menjaga kondisi fisik selama menjalankan ibadah haji.
Menurutnya, ibadah haji membutuhkan stamina yang kuat karena seluruh rangkaian kegiatan di Tanah Suci cukup padat dan menguras tenaga. Oleh sebab itu, para jemaah diminta menjaga pola makan, waktu istirahat, dan tetap disiplin selama menjalankan ibadah.
“Luruskan niat hanya untuk beribadah dan menjaga kekompakan selama di Tanah Suci,” ujar Hasbi, Minggu, 17 Mei 2026.
Selain menjaga kesehatan, Bupati juga mengingatkan pentingnya menjaga nama baik daerah selama berada di Arab Saudi. Ia meminta seluruh jemaah tetap kompak, saling membantu, serta menjaga sikap santun dan disiplin.
Hasbi juga menitipkan doa kepada seluruh jemaah agar Kabupaten Lebak selalu diberikan keberkahan, keamanan, dan kemajuan pembangunan. Ia berharap seluruh calon haji dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan kembali ke Indonesia dalam keadaan sehat.
Suasana pelepasan semakin emosional ketika gema talbiyah mulai terdengar dari rombongan jemaah. Banyak anggota keluarga terlihat melambaikan tangan sambil menahan air mata. Sebagian lainnya terus memanjatkan doa agar perjalanan ibadah para jemaah diberikan keselamatan hingga kembali ke tanah air.
Keberangkatan Kloter 18 JKB tahun ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Pasalnya, ibadah haji merupakan perjalanan spiritual terbesar umat Islam yang membutuhkan persiapan matang, baik administrasi maupun kesehatan.
Pemerintah Kabupaten Lebak memastikan seluruh proses pemberangkatan berjalan aman, tertib, dan sesuai prosedur. Petugas keamanan juga turut mengawal perjalanan rombongan menuju Asrama Haji Cipondoh agar seluruh proses berjalan lancar.
Setelah tiba di embarkasi, para jemaah akan menjalani sejumlah tahapan akhir sebelum diterbangkan ke Arab Saudi. Pemeriksaan administrasi, pengecekan kesehatan, hingga pembagian dokumen perjalanan dilakukan secara menyeluruh oleh petugas haji.
Pendampingan juga terus diberikan kepada para calon haji, terutama bagi jemaah lanjut usia. Langkah tersebut dilakukan agar seluruh jemaah merasa nyaman selama proses keberangkatan berlangsung.
Masyarakat Kabupaten Lebak kini menaruh harapan besar kepada seluruh jemaah Kloter 18 JKB. Doa terus mengalir agar para tamu Allah dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan lancar serta kembali ke kampung halaman dengan membawa predikat haji mabrur.***