Banten Lebak

Fatayat NU Lebak Baiat 33 Kader Baru, Tekankan Penguatan Nilai Aswaja dan Kaderisasi

Fatayat NU Lebak
Fatayat NU Lebak

KILAS BANTEN – Pimpinan Cabang (PC) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Lebak membaiat 33 kader baru dalam kegiatan Latihan Kader Dasar (LKD).

Kegiatan itu berlangsung di Pondok Pesantren Miftahul Ikhsan, Gunung Batu, Kecamatan Cilograng, Kabupaten Lebak, Banten.

Kegiatan yang digelar selama dua hari, 8–9 Juli 2026, tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kaderisasi organisasi sekaligus menanamkan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah (Aswaja) an-Nahdliyah.

Ketua PC Fatayat NU Lebak, Siti Idhoh Mardhotillah, berharap seluruh kader mampu mengamalkan nilai-nilai Aswaja dalam kehidupan sehari-hari sehingga dapat menjalankan peran organisasi dengan baik.

“Harapannya, seluruh kader Fatayat NU mampu menjadi pribadi yang berilmu, berakhlak, dan istiqamah dalam berkhidmat kepada agama, bangsa, dan Nahdlatul Ulama,” kata Siti Idhoh di sela kegiatan LKD, Minggu 12 Juli 2026.

Wagub Banten Tegaskan Pentingnya Khitan, Sunatan Massal Gratis Pendekar 08 Bantu Puluhan Anak Raih Layanan Kesehatan

Ia juga berharap para peserta yang telah dibaiat menjadi kader militan dan berkualitas serta mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.

Menurutnya, semangat kaderisasi perlu terus dijaga, termasuk di wilayah Cilograng yang berada di kawasan selatan Kabupaten Lebak dan berbatasan langsung dengan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Selain LKD, rangkaian kegiatan juga diisi dengan pelantikan Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat NU Cilograng masa khidmat 2026–2030.

Sementara itu, salah satu pimpinan Pondok Pesantren Miftahul Ikhsan, Kiai Dado Murtadho, menyatakan dukungannya terhadap kiprah Fatayat NU di Kecamatan Cilograng.

Menurut dia, Fatayat NU selama ini aktif terlibat dalam berbagai kegiatan keagamaan maupun sosial di tengah masyarakat.

UKT Dipangkas 50 Persen, UIN SMH Banten Beri Keringanan Besar untuk Mahasiswa Semester 13, Simak Syarat dan Jadwalnya

“Kami mendukung penuh pergerakan Fatayat NU di Cilograng. Setiap ada kegiatan keagamaan maupun sosial, mereka selalu hadir dan terlibat langsung. Semangat itu perlu terus dipertahankan,” ujarnya.

Di sisi lain, Ketua PAC Fatayat NU Cilograng, Ranti, mengajak seluruh pengurus untuk terus memperkuat kaderisasi organisasi melalui proses belajar yang berkelanjutan.

Ia menekankan pentingnya meluangkan waktu untuk aktif berorganisasi meski memiliki berbagai kesibukan.

“Sesibuk apa pun, kita harus tetap menyediakan waktu untuk Fatayat NU sebagai bagian dari proses belajar dan pengabdian,” kata Ranti.

Melalui kegiatan tersebut, Fatayat NU Lebak berharap proses kaderisasi dapat terus berjalan sehingga melahirkan kader-kader yang memiliki kapasitas kepemimpinan, komitmen terhadap nilai-nilai Aswaja, serta mampu berkontribusi bagi masyarakat.

Ali Faisal Resmi Sandang Doktor ke-50 UIN SMH Banten, Tawarkan Terobosan Besar Perkuat Status Hukum KHI

× Advertisement
× Advertisement