KILAS BANTEN – Badan Narkotika Nasional (BNN) Banten mengapresiasi komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba.
Apresiasi tersebut disampaikan pada peringatan Hari Anti Narkotika Nasional (HANI) 2026 yang digelar di Gedung Kesenian Modernland, Kota Tangerang, Sabtu 11 Juli 2026.
Apresiasi diberikan BNN Banten sebagai bentuk pengakuan atas kolaborasi pemerintah daerah bersama berbagai elemen masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang bersih dari narkoba.
Kepala BNN Banten, Brigjen Pol. Drs. Budi Sajidin, mengatakan sinergi yang dibangun Pemkot Tangerang bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), tokoh agama, dan tokoh masyarakat menjadi modal penting dalam memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba.
“Saya sangat mengapresiasi komitmen Kota Tangerang. Dukungan dari Wali Kota, Forkopimda, FKUB, tokoh agama, dan tokoh masyarakat sangat luar biasa. Mudah-mudahan visi mewujudkan Kota Tangerang Bersinar atau Bersih dari Narkoba dapat tercapai,” kata Budi Sajidin.
Menurut dia, BNN Banten saat ini lebih mengedepankan langkah preventif melalui dua program nasional, yakni Integrasi Kurikulum Antinarkoba (IKAN) yang mendorong pendidikan antinarkoba di sekolah.
Kemudian ada juga program ANANDA Bersinar atau Aksi Nasional Antinarkoba Dimulai dari Anak untuk menanamkan kesadaran sejak usia dini.
“Pencegahan merupakan langkah yang jauh lebih efektif dibandingkan penanganan setelah seseorang terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Tangerang Sachrudin menegaskan bahwa upaya memerangi narkoba tidak dapat dilakukan hanya oleh pemerintah maupun BNN.
Menurutnya, dibutuhkan keterlibatan seluruh lapisan masyarakat agar upaya pencegahan berjalan efektif.
“Pencegahan lebih baik daripada mengobati. Penanganan narkoba harus dilakukan secara serius dan tidak bisa dikerjakan sendiri,” katanya.
“Pemerintah membutuhkan dukungan masyarakat, organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, dunia pendidikan, hingga media untuk bersama-sama memberikan edukasi tentang bahaya narkoba,” kata Sachrudin.
Ia menambahkan, Pemkot Tangerang terus memperkuat sinergi dengan BNN melalui berbagai program edukasi, pemberdayaan masyarakat, serta dukungan kepada organisasi dan lembaga yang aktif melakukan sosialisasi bahaya narkoba.
Sementara itu, Kepala BNN Kota Tangerang, Kombes Pol. Dr. Josephien Vivick Tjangkung, mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam mencegah penyalahgunaan narkoba.
Menurutnya, ancaman peredaran narkoba masih memerlukan perhatian bersama melalui penguatan peran keluarga, edukasi yang berkelanjutan, dan kepedulian terhadap generasi muda.
“Kami juga membuka layanan rehabilitasi bagi masyarakat yang terjerumus narkoba. Jangan ragu datang ke BNN karena rehabilitasi merupakan bagian dari upaya penyelamatan agar mereka dapat kembali menjalani kehidupan yang sehat dan produktif,” tutup Josephien.

