SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Serang

ESI Kota Serang Bangun Ekosistem e-Sport melalui Turnamen Efootball, Ajang Seleksi Atlet Porprov

KILAS BANTEN – Pengurus Cabang Esports Indonesia (ESI) Kota Serang menggelar Turnamen Piala ESI Kota Serang.

Turnamen Piala ESI Kota Serang ini digelar sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem olahraga elektronik (e-sport).

Selain itu juga untuk menjaring atlet untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Banten 2026. Turnamen nomor eFootball (PES) tersebut diikuti sekitar 50 peserta dengan total 101 slot pertandingan.

Ketua ESI Kota Serang, Maulana Rizki Djalal, mengatakan penyelenggaraan turnamen tidak hanya berorientasi pada pencarian atlet berprestasi.

Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi sarana pembinaan atlet, penguatan sportivitas, serta pengembangan ekosistem e-sport di Kota Serang.

Malam Kebersamaan di Pura Eka Anantha Kota Serang, KH Matin Syarkowi: Generasi Muda Jaga Tradisi dan Perkuat Toleransi

“Kegiatan ini yang pertama tentunya membina para calon atlet dan atlet. Kemudian mengembangkan sistem keolahragaannya,” katanya.

“Kemudian menumbuhkan nilai sportivitas, dan mengembangkan ekosistem e-sport. Karena ekosistem itu akan tumbuh apabila turnamennya sering diselenggarakan,” kata Maulana.

Menurut dia, turnamen tersebut menjadi bagian dari persiapan menghadapi Porprov Banten yang dijadwalkan berlangsung pada November mendatang.

Nomor yang dipertandingkan adalah eFootball menggunakan konsol PlayStation 4, salah satu dari empat cabang permainan yang berada di bawah naungan ESI bersama Mobile Legends, PUBG, dan Free Fire.

Turnamen ini diikuti sekitar 50 peserta. Namun, dengan sistem pendaftaran yang memperbolehkan setiap peserta mengikuti hingga tiga slot pertandingan, total slot yang terisi mencapai 101.

Syahriyahan MWCNU Cipocok Jaya Dipadati Ratusan Jamaah, NU Tegaskan Komitmen Jaga Akidah Ahlussunnah Wal Jamaah dan Keutuhan NKRI

Selain peserta dari Kota Serang, kompetisi juga diikuti penggiat e-sport dari sejumlah daerah lain, seperti Kota Tangerang, Kota Cilegon, dan Kabupaten Pandeglang.

Meski demikian, peserta terbanyak tetap berasal dari Kota Serang karena tujuan utama kegiatan ini adalah menemukan bibit atlet lokal.

Maulana menjelaskan, ESI Kota Serang tidak menetapkan batas usia maksimal peserta. Namun, peserta harus berusia minimal 13 tahun. Bagi penggiat e-sport yang usianya masih di bawah ketentuan tersebut, diperlukan pendampingan dari orang tua.

Saat ini, ESI Kota Serang tengah mempersiapkan 23 atlet yang akan berlaga pada empat nomor pertandingan di Porprov Banten 2026.

Di luar itu, organisasi tersebut juga membina lebih dari 100 anggota komunitas yang berpotensi menjadi atlet pada masa mendatang.

FKUB Kota Serang Ajak Warga Lupakan Perbedaan, Gerakan Jumat Bersih Jadi Simbol Persatuan Lintas Agama

Peserta yang lolos seleksi akan diproyeksikan menjadi atlet Porprov. Sementara mereka yang belum terpilih tetap akan mendapatkan pembinaan melalui coaching clinic, pelatihan, pembinaan komunitas, dan turnamen yang digelar secara berkala.

“Kalau mereka lolos pantauan dan masuk kategori atlet Porprov, tentu akan kami siapkan sebagai atlet. Yang belum terpilih tetap kami bina melalui pelatihan, coaching clinic, pembinaan komunitas, dan turnamen agar kemampuan mereka terus berkembang,” ujarnya.

Maulana berharap ESI Kota Serang dapat terus membangun kemitraan dengan pemerintah daerah, sponsor, dan berbagai lembaga untuk mendorong perkembangan industri e-sport sekaligus membuka ruang prestasi bagi generasi muda.

“Harapannya ESI Kota Serang tetap solid dan mampu membangun hubungan kemitraan yang baik dengan pemerintah, antarlembaga, maupun sponsor agar industri olahraga game ini semakin berkembang, khususnya di Kota Serang,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Umum KONI Kota Serang Juhaeni menyatakan dukungannya terhadap langkah ESI Kota Serang yang langsung menggelar turnamen meski kepengurusan baru belum dilantik secara resmi.

“Prinsipnya KONI Kota Serang sangat mendukung kegiatan yang diadakan oleh ESI Kota Serang. Kepengurusan baru ini sudah membuat gebrakan dengan menggelar turnamen. Mudah-mudahan cabang olahraga ini semakin berkembang dan semakin dikenal masyarakat,” kata Juhaeni.

Ia menambahkan, KONI Kota Serang berkomitmen mendukung seluruh cabang olahraga, termasuk ESI, untuk mencapai target masuk empat besar pada Porprov Banten 2026.***

× Advertisement
× Advertisement