KILAS BANTEN – Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin Banten kembali menorehkan prestasi di dunia akademik. Kampus Islam negeri tersebut resmi menambah empat guru besar baru dari bidang keilmuan yang berbeda sebagai bagian dari upaya memperkuat kualitas pendidikan tinggi, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Penambahan empat profesor ini menjadi langkah strategis bagi UIN Banten dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia sekaligus memperkuat posisi perguruan tinggi dalam menghasilkan riset berkualitas dan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat.
Empat dosen yang dikukuhkan sebagai guru besar meliputi Prof. Dr. H. Nana Jumhana, M.Ag pada Rumpun Ilmu Metodologi Pembelajaran Bahasa Arab, Prof. Dr. Hj. Eneng Muslihah, Ph.D pada Rumpun Ilmu Kepemimpinan Pendidikan Islam, Prof. Dr. Wazin, M.Si pada Rumpun Ilmu Hukum Ekonomi dan Teknologi Keuangan, serta Prof. Dr. Badrudin, M.Ag pada Rumpun Ilmu Pendidikan Tasawuf.
Pengukuhan tersebut menambah kekuatan akademik UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten. Kehadiran para guru besar diharapkan mampu meningkatkan produktivitas penelitian, memperluas inovasi ilmiah, sekaligus memperkuat kontribusi perguruan tinggi terhadap pembangunan bangsa melalui pelaksanaan tridarma perguruan tinggi.
Kabar mengenai pengukuhan empat profesor itu diumumkan melalui akun Instagram resmi UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten pada Jumat, 10 Juli 2026.
Dalam unggahan tersebut, pihak universitas menyampaikan ucapan selamat sekaligus apresiasi atas capaian akademik para dosennya.
“Selamat dan sukses. Selamat atas pencapaian yang membanggakan kepada para dosen UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten yang telah dikukuhkan sebagai Guru Besar,” demikian pernyataan yang disampaikan melalui akun resmi kampus.
Pihak universitas menegaskan bahwa jabatan guru besar bukan hanya bentuk penghargaan atas perjalanan akademik seorang dosen. Gelar tersebut juga merupakan amanah untuk terus mengembangkan ilmu pengetahuan, memperkuat budaya akademik, dan menghasilkan karya yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Menurut UIN Banten, guru besar memiliki peran penting dalam mendorong kemajuan institusi. Para profesor diharapkan mampu menghasilkan penelitian yang berkualitas, menghadirkan inovasi sesuai perkembangan zaman, serta memperkuat pelaksanaan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Selain itu, keberadaan guru besar juga berpengaruh terhadap peningkatan kualitas pembelajaran di lingkungan kampus. Para profesor berperan membimbing dosen muda, menyempurnakan kurikulum agar tetap relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, serta memperluas kerja sama akademik dengan berbagai perguruan tinggi maupun lembaga penelitian di tingkat nasional dan internasional.
Dalam keterangannya, UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten berharap amanah yang diterima para guru besar menjadi motivasi untuk terus memberikan kontribusi bagi kemajuan dunia pendidikan.
“Semoga amanah ini menjadi langkah baru untuk terus mengembangkan ilmu pengetahuan, memperkuat budaya akademik, serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan, masyarakat, bangsa, dan peradaban,” tulis pihak universitas.
Kampus juga menyampaikan doa agar seluruh guru besar yang baru dikukuhkan selalu diberikan kesehatan, keberkahan, serta kemudahan dalam menjalankan tugas sebagai pendidik, peneliti, dan pengabdi masyarakat.
“Semoga Allah SWT senantiasa memberikan keberkahan, kesehatan, dan kemudahan dalam setiap ikhtiar pengabdian. Aamiin,” lanjut pernyataan tersebut.
Bertambahnya jumlah guru besar menjadi salah satu indikator meningkatnya kualitas akademik di UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten. Semakin banyak profesor yang dimiliki sebuah perguruan tinggi, semakin besar pula peluang menghasilkan riset unggulan, memperkuat jejaring kolaborasi, meningkatkan reputasi institusi, serta melahirkan inovasi yang mampu menjawab tantangan perkembangan zaman.
Melalui penambahan empat guru besar baru ini, UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat tradisi keilmuan, menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas, serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan nasional dan pembangunan masyarakat Indonesia.***

