Alumni Soroti Langkah Bahrul Ulum yang Dinilai Ingin Mendongkel Keputusan Sah IKA UIN SMH Banten

Kilas Banten
21 Mei 2026 16:42
Banten 0
3 menit membaca

KILAS BANTEN – Dinamika kepemimpinan Ikatan Alumni (IKA) UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten kembali membuka ruang dialektika. Sejumlah alumni mulai secara terbuka menyampaikan sikap terkait polemik kepengurusan organisasi alumni tersebut. Salah satunya datang dari Mohamad Zidni Assalam yang menilai Husni Mubarok sangat layak memimpin IKA UIN Banten.

 

Menurut Zidni, kepemimpinan Husni Mubarok, selain legal, dinilai lebih memiliki legitimasi moral dan arah organisasi yang jelas untuk kepentingan alumni secara luas. Sementara itu, langkah-langkah yang dilakukan Bahrul Ulum belakangan ini dianggap justru memicu polemik karena dinilai mencoba mengganggu keputusan organisasi yang sudah berjalan.

 

“Saya melihat Husni Mubarok hadir dengan gagasan yang konkret dan fokus membangun alumni. Sedangkan manuver yang dilakukan Bahrul Ulum justru terkesan ingin mendongkel keputusan yang ada secara the jure dan the facto,” ujar Zidni, Kamis, 21 Mei 2026.

 

Baca Juga  DOB Cilangkahan Kian Panas Dibahas, Gubernur Andra Soni Tancap Gas Dorong Pemekaran demi Percepat Infrastruktur Banten Selatan

Ia menilai, organisasi alumni membutuhkan stabilitas dan kepemimpinan yang mampu menyatukan alumni, bukan membuka kembali konflik internal yang dapat menghambat program-program organisasi.

 

Menurut Zidni, berbagai langkah yang dilakukan Husni Mubarok menunjukkan keseriusan membangun ekosistem alumni yang produktif dan bermanfaat. Mulai dari rencana pengukuhan kepengurusan yang terintegrasi dengan job fair, bazar UMKM alumni, hingga konsolidasi nasional antarlulusan dinilai sebagai bentuk langkah awal yang baik dalam menyusun langkah yang dibutuhkan alumni saat ini.