Pelantikan Pengurus PC ISNU Kota Serang masa khidmat 2025–2029 yang dirangkaikan dengan upgrading dan Rakercab di Hotel Puri Kayana, Kota Serang, Minggu, 8 Februari 2026KILAS BANTEN – Pengurus Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kota Serang masa khidmat 2025–2029 resmi dilantik. Prosesi pelantikan digelar bersamaan dengan kegiatan upgrading dan Rapat Kerja Cabang (Rakercab) selama dua hari di Hotel Puri Kayana, Kota Serang, Minggu, 8 Februari 2026. Kegiatan ini menjadi penanda dimulainya babak baru peran sarjana NU di Kota Serang.
Pelantikan tersebut mengusung tema “Semangat Baru: Muda Berdaya, Intelektual Berkarya, ISNU Berpadu, Kota Serang Maju”. Tema ini menegaskan komitmen ISNU Kota Serang untuk memperkuat kontribusi intelektual sarjana Nahdlatul Ulama dalam pembangunan daerah secara konkret dan berkelanjutan.
Ketua DPRD Kota Serang, Muji Rohman, hadir memberikan pembekalan kepada pengurus yang baru dilantik. Ia menekankan bahwa peran intelektual tidak cukup berhenti pada diskursus dan wacana.
Menurutnya, sarjana NU harus mampu menerjemahkan gagasan ke dalam tindakan nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
“NU berbicara tentang umat. Maka jabatan dan kekuasaan harus diterjemahkan dalam pengabdian intelektual yang memberi manfaat nyata,” ujar Muji Rohman, Minggu, 8 Februari 2026.
Muji menilai ISNU Kota Serang memiliki posisi strategis sebagai ruang lahirnya ide, kritik, sekaligus solusi bagi pembangunan daerah. Ia menegaskan, kritik terhadap kebijakan publik adalah bagian dari demokrasi.
Namun kritik tersebut harus disertai data yang akurat serta tawaran solusi agar bersifat konstruktif dan bertanggung jawab.
Lebih lanjut, Muji menyoroti tantangan zaman yang kian kompleks, terutama pesatnya perkembangan teknologi dan digitalisasi.
Ia mendorong sarjana NU untuk meningkatkan literasi digital agar tidak tertinggal dalam percaturan ruang publik.
“Penguasaan teknologi hari ini menjadi bekal penting. Sarjana NU harus adaptif terhadap perkembangan teknologi agar perannya semakin kuat di ruang publik,” katanya.
Sementara itu, Ketua PC ISNU Kota Serang, Asep Najmutsakib, menyebut pelantikan pengurus periode 2025–2029 sebagai momentum kebangkitan baru.
Ia menjelaskan bahwa pada periode kepengurusan sebelumnya, ISNU lebih fokus pada pembenahan internal dan penguatan struktur organisasi.
“Pada periode pertama, kami konsentrasi konsolidasi internal. Di periode kedua ini, kami mulai keluar dan memperluas kebermanfaatan ISNU untuk masyarakat,” kata Asep.
Ia menegaskan, ISNU Kota Serang memiliki sumber daya manusia yang beragam. Anggotanya berasal dari berbagai latar belakang keilmuan, mulai dari pendidikan, sosial, teknik, hukum, hingga bidang lainnya. Keragaman tersebut menjadi modal besar untuk berkontribusi dalam berbagai sektor pembangunan.
Asep juga menyatakan kesiapan ISNU Kota Serang untuk berkolaborasi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lainnya.
ISNU menempatkan diri sebagai mitra strategis yang siap memberikan masukan ketika kebijakan dinilai kurang tepat, sekaligus mendukung dan mengampanyekan kebijakan yang berpihak pada kepentingan masyarakat.
“Peran sarjana tidak hanya mengkritik. Kita harus hadir membawa solusi dan keberpihakan pada nilai kemaslahatan,” tegasnya.
Ia menilai kehadiran Ketua DPRD Kota Serang dalam kegiatan tersebut menjadi awal yang baik untuk membangun komunikasi yang sehat dan mencegah berkembangnya misinformasi di tengah masyarakat.
Dalam kesempatan yang sama, Asep memaparkan sejumlah program konkret yang akan dijalankan ISNU Kota Serang. Salah satunya adalah mendorong pelaksanaan isbat nikah massal bagi pasangan suami istri yang belum memiliki buku nikah. Program ini dirancang sebagai bentuk kepedulian terhadap persoalan legalitas perkawinan yang masih ditemui di masyarakat.
ISNU berencana menggandeng Pengadilan Agama, Kantor Urusan Agama (KUA) di enam kecamatan, serta pemerintah daerah. Tujuannya untuk membantu masyarakat memperoleh kepastian hukum atas status perkawinan dengan prosedur yang mudah dan terjangkau.
“Ini bentuk kontribusi nyata ISNU untuk masyarakat. Kami ingin membantu warga memiliki legalitas perkawinan secara resmi,” ujar Asep.
Asep menegaskan, hingga 2029 mendatang, ISNU Kota Serang akan bergerak lintas sektor dan lintas dimensi.
Ia berharap ISNU menjadi pusat konsolidasi ide dan gagasan sarjana NU sekaligus motor penggerak perubahan.
“ISNU harus berdaya bersama. Kita berjalan seiring dengan eksekutif, legislatif, dan yudikatif untuk mendorong kemajuan Kota Serang,” pungkasnya.