KILAS BANTEN – Dewan Pengurus Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI) resmi menunjuk Kiki Fauzi sebagai Caretaker Ketua KNPI Provinsi Banten. Keputusan ini menjadi langkah strategis organisasi untuk menyatukan kembali pemuda Banten sekaligus menata ulang roda organisasi KNPI yang sempat mengalami dinamika internal.
Penunjukan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan DPP KNPI Nomor KEP.007/DPP KNPI/I/2026. Surat itu ditandatangani Ketua Umum DPP KNPI Saad Budiman Lubis dan Sekretaris Jenderal Roy Stevy Wendi. DPP KNPI mengumumkan penetapan ini secara resmi di Aula Kantor Ketua Majelis Pemuda Indonesia (MPI) DPP KNPI, Jakarta, pada 6 Januari 2026.
Ketua Umum DPP KNPI Saad Budiman Lubis menegaskan bahwa penunjukan Caretaker KNPI Banten dilakukan melalui mekanisme organisasi yang sah. Ia menyebut langkah ini diambil setelah DPP KNPI mencermati kondisi internal KNPI Banten yang membutuhkan penataan menyeluruh dan terarah.
“DPP KNPI menugaskan Kiki Fauzi untuk merapikan kembali KNPI Banten, mulai dari tingkat provinsi hingga kabupaten dan kota,” kata Saad. Menurutnya, tugas Caretaker bukan sekadar administratif, tetapi juga menjaga stabilitas organisasi dan memastikan KNPI kembali berjalan sesuai aturan.
Saad menambahkan, KNPI harus kembali pada khitah sebagai wadah pemersatu pemuda. Ia menilai organisasi kepemudaan tidak boleh terjebak dalam konflik yang justru melemahkan peran strategis pemuda di daerah. Karena itu, DPP KNPI berharap kepemimpinan Caretaker mampu menjadi jembatan rekonsiliasi antar elemen pemuda di Banten.
Dukungan terhadap penunjukan Kiki Fauzi juga datang dari kalangan senior KNPI. Ketua MPI KNPI sekaligus akademisi, Prof. Dr. Ilyas Indra, SH, MH, MM, menilai keputusan DPP KNPI sudah tepat dan mempertimbangkan kapasitas figur yang ditunjuk.
“Saya yakin Kiki Fauzi memiliki kemampuan dan pengalaman untuk menyatukan pemuda Banten. Ia juga mampu menata kembali organisasi KNPI agar berjalan rapi dan kondusif,” ujar Ilyas.
Ia berharap Caretaker KNPI Banten mengedepankan prinsip persatuan dan kebersamaan dalam menjalankan tugas.
Sementara itu, Kiki Fauzi menyatakan kesiapannya menerima amanah dari DPP KNPI. Ia mengakui tantangan yang dihadapi tidak ringan, mengingat kompleksitas dinamika kepemudaan di Provinsi Banten.
“Saya siap menjalankan perintah DPP KNPI untuk merapikan KNPI se-Provinsi Banten dan menyatukan seluruh elemen pemuda,” kata Kiki, Sabtu, 24 Januari 2026.
Ia menegaskan bahwa konsolidasi organisasi harus dilakukan dengan pendekatan dialog dan kebersamaan.
Kiki juga meminta dukungan dari berbagai pihak agar proses konsolidasi berjalan lancar. Ia menyebut peran media, senior KNPI, Pemerintah Provinsi Banten, politisi, mahasiswa, organisasi kepemudaan, hingga tokoh agama dan masyarakat sangat penting dalam menguatkan peran KNPI.
“Ini bukan tugas yang mudah. Namun dengan kebersamaan, saya yakin KNPI bisa kembali menjadi rumah besar pemuda Banten,” ujarnya.

