Tangerang

Ribuan Siswa SD di Kota Tangerang Disasar Program Obat Cacing, Puskesmas Kunciran Perkuat Perlindungan Tumbuh Kembang Anak

×

Ribuan Siswa SD di Kota Tangerang Disasar Program Obat Cacing, Puskesmas Kunciran Perkuat Perlindungan Tumbuh Kembang Anak

Sebarkan artikel ini
Petugas Puskesmas Kunciran memberikan obat cacing dan edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) kepada siswa sekolah dasar di Kota Tangerang sebagai upaya mencegah infeksi cacing dan menjaga tumbuh kembang anak.
Petugas Puskesmas Kunciran memberikan obat cacing dan edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) kepada siswa sekolah dasar di Kota Tangerang sebagai upaya mencegah infeksi cacing dan menjaga tumbuh kembang anak.

KILAS BANTEN – Puskesmas Kunciran terus memperkuat upaya pencegahan penyakit cacingan pada anak usia sekolah melalui program pembagian obat cacing yang dibarengi edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Program tersebut menyasar ribuan siswa sekolah dasar sebagai langkah preventif untuk menjaga kesehatan sekaligus mendukung tumbuh kembang anak.

Kegiatan dilaksanakan di sejumlah sekolah dasar, yakni SDN Cipadu 3, SDN Kreo 8, dan SDN Kreo 3. Pelaksanaannya melibatkan tenaga kesehatan dari Puskesmas Kunciran yang bekerja sama dengan pihak sekolah agar seluruh siswa sasaran dapat memperoleh layanan secara tertib dan efektif.

Selain menerima obat cacing, para siswa juga mendapatkan pembekalan mengenai pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan.

Materi edukasi disampaikan menggunakan bahasa yang sederhana sehingga mudah dipahami oleh anak-anak dan dapat dipraktikkan dalam aktivitas sehari-hari.

Kepala Puskesmas Kunciran, drg. Anna Amelia, mengatakan bahwa upaya mencegah penyakit cacingan tidak cukup hanya dengan pemberian obat secara berkala. Menurutnya, kebiasaan hidup bersih harus ditanamkan sejak usia dini agar risiko infeksi dapat ditekan secara berkelanjutan.

“Anak-anak didorong untuk menerapkan kebiasaan sederhana seperti mencuci tangan menggunakan sabun, menjaga kebersihan kuku, menggunakan alas kaki saat beraktivitas di luar rumah, serta menjaga kebersihan makanan dan minuman,” ujar Anna, Rabu, 30 September 2026.

Ia menjelaskan, pelaksanaan program di lingkungan sekolah membuat layanan kesehatan lebih mudah dijangkau oleh anak-anak. Kehadiran guru dan tenaga kependidikan juga membantu proses distribusi obat sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan tertib dan terorganisasi.

Menurut Anna, kegiatan tersebut bukan sekadar membagikan obat cacing. Program ini juga menjadi sarana untuk membangun kesadaran siswa tentang pentingnya menerapkan pola hidup bersih sebagai langkah utama mencegah berbagai penyakit menular.

“Selain pemberian obat, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk membangun kesadaran sejak dini mengenai pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat,” katanya.

Baca Juga  BAZNAS Kota Tangerang Buka Pelatihan Sekuriti Gratis, Peserta Langsung Diprioritaskan Dapat Kerja

Penyakit cacingan masih menjadi salah satu persoalan kesehatan yang berisiko menyerang anak usia sekolah. Infeksi cacing dapat mengganggu penyerapan nutrisi di dalam tubuh. Jika tidak segera dicegah atau ditangani, kondisi tersebut dapat berdampak pada penurunan kesehatan, menghambat pertumbuhan fisik, hingga memengaruhi perkembangan anak.

Karena itu, Puskesmas Kunciran menerapkan pendekatan yang tidak hanya berfokus pada pengobatan, tetapi juga pencegahan secara menyeluruh. Anak-anak didorong membiasakan diri mencuci tangan menggunakan sabun, memotong kuku secara rutin, memakai alas kaki saat bermain di luar rumah, serta mengonsumsi makanan dan minuman yang bersih dan higienis.

Program ini juga menempatkan peran orang tua sebagai bagian penting dalam keberhasilan pencegahan cacingan.

Kebiasaan hidup sehat yang diperoleh anak di sekolah diharapkan terus diterapkan di rumah sehingga manfaat program dapat berlangsung dalam jangka panjang.

Sinergi antara tenaga kesehatan, sekolah, dan keluarga dinilai menjadi fondasi utama untuk menciptakan lingkungan yang mendukung kesehatan anak. Dengan kolaborasi tersebut, upaya pencegahan penyakit cacingan diharapkan dapat berjalan lebih efektif sekaligus membentuk kebiasaan hidup sehat sejak usia dini.

Puskesmas Kunciran memastikan kerja sama dengan sekolah akan terus diperkuat sebagai bagian dari komitmen meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak usia sekolah. Program promotif dan preventif akan terus dikembangkan agar semakin banyak siswa memperoleh edukasi kesehatan yang tepat.

Melalui pembagian obat cacing yang dipadukan dengan edukasi PHBS, Puskesmas Kunciran berharap angka infeksi cacing pada anak usia sekolah di Kota Tangerang dapat terus ditekan. Dengan kondisi tubuh yang sehat, anak-anak diharapkan mampu belajar lebih optimal, aktif bermain, serta menjalani proses tumbuh kembang secara maksimal sebagai generasi penerus yang sehat dan berkualitas.***