KILAS BANTEN – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang tidak hanya memperlebar, tetapi juga akan mempercantik fisik Trotoar Jalan Kisamaun menggunakan material stamp concrete yang estetis.
Peningkatan infrastruktur publik tersebut merupakan langkah awal pemerintah daerah dalam merealisasikan program penataan terpadu kawasan Kiasnawi.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang Taufik Syahzaeni mengatakan bahwa pengerjaan fisik kini tengah difokuskan di area depan Masjid Agung Al-Ittihad.
“Adanya trotoar baru nantinya bisa dimanfaatkan para pejalan kaki khususnya para wisatawan maupun masyarakat umum,” ujar Taufik, Jumat 16 Oktober 2026.
Menurut Taufik, pembangunan jalur pedestrian ini bertujuan untuk memudahkan kelancaran akses pejalan kaki dari kawasan pusat kuliner Pasar Lama menuju Stasiun Tangerang.
Ia merinci bahwa kapasitas lebar fasilitas pejalan kaki tersebut akan ditingkatkan secara drastis dari yang sebelumnya hanya berukuran 1,8 meter menjadi 3 meter.
Kata Taufik, selain menggunakan permukaan stamp concrete, penataan kawasan ini juga bakal dilengkapi dengan jalur utilitas terpadu serta jalur pemandu khusus bagi penyandang disabilitas.
“Struktur trotoar eksistingnya sekarang sudah mulai dibongkar, selanjutnya akan dibangun ulang dengan fasilitas saluran air sampai jalur utilitas yang lebih modern,” tambahnya.
Sebagai tindak lanjut penataan, Pemkot Tangerang juga telah menjadwalkan proyek pembangunan fasilitas serupa di sepanjang kawasan Jalan Kiasnawi.
Pengerjaan kawasan yang menghubungkan rute Stasiun Tangerang hingga Pasar Anyar tersebut rencananya akan mulai dieksekusi pada rentang November hingga Desember 2026 mendatang.






