KILAS BANTEN – Kontingen Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten kembali menunjukkan performa impresif pada ajang Pekan Olahraga Mahasiswa Provinsi (POMPROV) VIII Banten. Kali ini, prestasi datang dari cabang olahraga panjat dinding setelah dua atlet kampus tampil kompetitif pada nomor Lead Putra dan Lead Putri di arena panjat dinding Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), Senin.
Penampilan kedua atlet tersebut semakin memperkuat catatan positif UIN SMH Banten selama mengikuti POMPROV VIII Banten. Sebelumnya, kontingen kampus telah meraih medali emas pada nomor Speed Putra cabang panjat dinding serta memborong medali emas, perak, dan perunggu di cabang olahraga catur.
Pada nomor Lead Putra, UIN SMH Banten menurunkan Muhamad Bayu Pramudya, mahasiswa Program Studi Hukum Tata Negara, Fakultas Syariah. Bayu mampu tampil percaya diri sejak awal perlombaan. Ia memperlihatkan teknik memanjat yang baik, strategi yang matang, dan ketenangan saat menyelesaikan lintasan yang telah disiapkan panitia.
Sementara itu, pada nomor Lead Putri, UIN SMH Banten diwakili Farsya Lana, mahasiswa Program Studi Ekonomi Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI). Farsya juga memberikan penampilan terbaiknya meski harus menghadapi persaingan ketat dari atlet-atlet mahasiswa berbagai perguruan tinggi di Provinsi Banten.
Rektor UIN SMH Banten, Prof Muhammad Ishom, mengapresiasi perjuangan seluruh atlet yang telah membawa nama baik kampus dalam kompetisi olahraga mahasiswa tingkat provinsi tersebut.
“Alhamdulillah kami bangga perjuangan seluruh kontingen yang berlaga dalam POMPROV VIII Banten membuahkan hasil,” ujar Prof Muhammad Ishom, Selasa, (01/08/2026).
Menurutnya, pencapaian para atlet merupakan hasil dari latihan yang dilakukan secara konsisten, disiplin, dan didukung penuh oleh kampus. Ia menegaskan bahwa UIN SMH Banten terus berkomitmen mengembangkan potensi mahasiswa, baik dalam bidang akademik maupun nonakademik.
Prof Ishom menilai keberhasilan atlet panjat dinding pada nomor Lead semakin melengkapi rentetan prestasi yang berhasil diraih kontingen UIN SMH Banten sepanjang pelaksanaan POMPROV VIII Banten.
Ia menyebut raihan medali emas pada nomor Speed Putra panjat dinding serta keberhasilan cabang catur menyabet emas, perak, dan perunggu menjadi bukti bahwa mahasiswa UIN SMH Banten memiliki kualitas dan daya saing yang tinggi di berbagai cabang olahraga.
Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak hanya menunjukkan kemampuan teknis para atlet, tetapi juga mencerminkan mental bertanding yang kuat dan semangat juang yang terus berkembang.
“Rentetan prestasi yang terus bertambah ini merupakan bukti nyata bahwa mahasiswa UIN SMH Banten memiliki mentalitas juara yang patut diperhitungkan. Kemenangan pada kategori Speed Putra, sapu bersih medali di cabang catur, hingga keberhasilan terbaru di kategori Lead ini menunjukkan bahwa mahasiswa kita mampu bersaing secara tangguh di level provinsi,” tuturnya.
Rektor berharap tren positif tersebut dapat terus berlanjut hingga seluruh rangkaian pertandingan POMPROV VIII Banten selesai. Ia optimistis prestasi yang telah diraih mampu menjadi penyemangat bagi atlet dari cabang olahraga lain yang masih akan bertanding.
Selain itu, Prof Ishom mengingatkan seluruh atlet untuk terus menjaga sportivitas, disiplin, dan semangat juang selama mengikuti kompetisi. Menurutnya, nilai-nilai tersebut menjadi modal penting untuk meraih hasil terbaik sekaligus menjaga nama baik kampus.
“Kami di jajaran pimpinan berharap pencapaian gemilang ini bisa memantik motivasi bagi para atlet cabang olahraga lain yang belum bertanding. Tunjukkan kemampuan terbaik, jaga sportivitas, dan mari kita buktikan bahwa UIN SMH Banten tidak hanya unggul secara akademik, namun juga mendominasi di arena olahraga,” pungkasnya.
Rangkaian prestasi yang terus diraih pada POMPROV VIII Banten semakin memperkokoh posisi UIN SMH Banten sebagai salah satu perguruan tinggi yang konsisten melahirkan mahasiswa berprestasi. Dukungan terhadap pengembangan akademik dan kegiatan nonakademik menjadi fondasi penting dalam mencetak atlet yang mampu bersaing di tingkat provinsi sekaligus mengharumkan nama kampus di berbagai ajang olahraga mahasiswa.***






