Advertisement
Nasional Serang

PCNU Kota Serang Lempar 9 Rekomendasi Strategis untuk Muktamar NU, Soroti Marwah Ulama hingga Transformasi Digital

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Serang saat memberikan pernyataan terkait pentingnya menjaga persatuan menjelang Muktamar NU ke-35.
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Serang saat memberikan pernyataan terkait pentingnya menjaga persatuan menjelang Muktamar NU ke-35.

KILAS BANTEN – Menjelang pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Serang menyampaikan sembilan rekomendasi strategis yang diharapkan menjadi bahan pertimbangan dalam forum permusyawaratan tertinggi organisasi tersebut.

Usulan tersebut tidak hanya berkaitan dengan pergantian kepemimpinan lima tahunan. PCNU Kota Serang menilai Muktamar menjadi momentum penting untuk memperkuat arah perjuangan organisasi agar mampu menjawab tantangan sosial, ekonomi, pendidikan, teknologi, hingga persoalan kebangsaan yang terus berkembang.

Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Serang, KH Saifun Nawasi, mengatakan seluruh rekomendasi merupakan hasil pembahasan dan pemikiran jajaran pengurus cabang sebagai bentuk kontribusi bagi masa depan Nahdlatul Ulama.

Menurutnya, NU membutuhkan organisasi yang semakin kokoh agar tetap mampu menjalankan perannya sebagai pelayan umat sekaligus penjaga nilai-nilai Islam Ahlussunnah wal Jama’ah An-Nahdliyah.

“Muktamar bukan hanya menjadi agenda pergantian kepemimpinan, tetapi juga momentum memperkuat peran Nahdlatul Ulama dalam menjawab tantangan zaman sekaligus menjaga kemaslahatan umat,” kata KH Saifun Nawasi, Senin (24/8/2026).

BWI Kota Serang Ganti Nazir Masjid Nurul Yaqin, Tegaskan Aset Wakaf Tak Boleh Dikelola Sembarangan

Marwah Ulama Jadi Prioritas Utama

Rekomendasi pertama menempatkan penguatan marwah ulama sebagai prioritas utama. PCNU Kota Serang berpandangan bahwa posisi ulama harus terus diperkuat sebagai penjaga nilai keislaman, pembimbing umat, sekaligus pengarah setiap kebijakan organisasi.

Selain itu, kepemimpinan Syuriyah dinilai harus tetap menjadi rujukan dalam menentukan arah perjuangan NU agar seluruh kebijakan organisasi tetap berpijak pada prinsip Ahlussunnah wal Jama’ah An-Nahdliyah.

“Ulama harus terus menjadi penjaga nilai, penentu arah perjuangan organisasi, sekaligus pengawal setiap keputusan yang berlandaskan Ahlussunnah wal Jama’ah An-Nahdliyah,” ujar KH Saifun Nawasi.

Tata Kelola Organisasi Harus Lebih Profesional

Hindari Temuan, Inspektorat Kabupaten Serang Minta OPD Jangan Sungkan Konsultasi Sejak Awal

Selain memperkuat peran ulama, PCNU Kota Serang juga menyoroti pentingnya pembenahan tata kelola organisasi.

Administrasi yang rapi, sistem kerja yang profesional, pengelolaan program secara transparan, serta pelayanan yang lebih optimal kepada warga Nahdliyin dinilai menjadi kebutuhan mendesak agar organisasi semakin dipercaya masyarakat.

Menurut PCNU Kota Serang, tata kelola yang akuntabel akan memperkuat efektivitas program kerja sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada seluruh warga NU.

Kemandirian Ekonomi Jadi Fokus Penting

Aspek ekonomi juga menjadi perhatian dalam rekomendasi tersebut. PCNU Kota Serang mendorong NU memperkuat kemandirian ekonomi jam’iyah melalui pemberdayaan pesantren, koperasi, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta pengembangan potensi ekonomi di berbagai daerah.

Gaji PPPK Guru Diambil Alih Pusat, Budi Rustandi: Beban Pemkot Serang Berkurang, DAU Jangan Dipotong

Langkah itu dinilai dapat memperkuat ketahanan organisasi sekaligus memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan warga Nahdliyin.

Dengan ekonomi yang mandiri, organisasi diyakini memiliki ruang yang lebih luas untuk menjalankan berbagai program keumatan secara berkelanjutan.

Pesantren Tetap Menjadi Pusat Kaderisasi

Di bidang pendidikan, PCNU Kota Serang menegaskan bahwa pesantren harus terus dipertahankan sebagai pusat kaderisasi ulama, pengembangan ilmu pengetahuan, serta pembentukan karakter generasi muda.

Peran pesantren dinilai semakin strategis di tengah perubahan sosial dan perkembangan teknologi yang berlangsung sangat cepat.

Karena itu, penguatan kualitas pendidikan pesantren dipandang menjadi investasi penting untuk menyiapkan kader-kader NU yang mampu menjawab tantangan masa depan.

Percepat Digitalisasi Organisasi

Rekomendasi berikutnya menyoroti pentingnya transformasi digital di lingkungan Nahdlatul Ulama.

PCNU Kota Serang mengusulkan agar digitalisasi diterapkan dalam berbagai bidang, mulai dari administrasi organisasi, pendidikan, dakwah, hingga pelayanan kepada masyarakat.

Pemanfaatan teknologi dinilai mampu meningkatkan efisiensi kerja, mempercepat pelayanan, serta memperluas jangkauan dakwah kepada masyarakat.

Perkuat Sistem Kaderisasi

Selain transformasi digital, penguatan kaderisasi juga menjadi perhatian utama.

PCNU Kota Serang berharap sistem kaderisasi di seluruh badan otonom NU dilakukan secara terencana, berjenjang, dan berkesinambungan.

Regenerasi yang kuat diyakini menjadi fondasi penting agar organisasi terus melahirkan pemimpin yang mampu menjaga eksistensi sekaligus mengembangkan peran Nahdlatul Ulama di masa mendatang.

Jaga Independensi dan Peran Kebangsaan

Dalam rekomendasi selanjutnya, PCNU Kota Serang menegaskan pentingnya menjaga independensi organisasi sesuai Khittah Nahdlatul Ulama 1926.

NU diharapkan tetap berdiri sebagai organisasi yang mandiri dan tidak mudah dipengaruhi kepentingan tertentu yang dapat mengurangi marwah jam’iyah.

Di sisi lain, organisasi juga didorong terus memainkan peran strategis dalam menjaga persatuan bangsa, memberikan solusi terhadap persoalan kemanusiaan, melestarikan lingkungan, serta berkontribusi menciptakan perdamaian dunia.

Harapkan Muktamar Berjalan Damai

Pada rekomendasi terakhir, PCNU Kota Serang mengajak seluruh peserta Muktamar ke 35 Nahdlatul Ulama menjaga suasana musyawarah yang damai, demokratis, dan penuh semangat ukhuwah.

Forum tersebut diharapkan mampu melahirkan keputusan-keputusan strategis yang memperkuat persatuan internal organisasi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada umat.

KH Saifun Nawasi menegaskan bahwa sembilan rekomendasi tersebut merupakan bentuk ikhtiar PCNU Kota Serang dalam memberikan sumbangsih pemikiran bagi perjalanan Nahdlatul Ulama ke depan.

Ia berharap Muktamar ke-35 menghasilkan kebijakan yang mampu memperkuat posisi NU sebagai organisasi Islam yang konsisten menjaga nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan kemanusiaan.

PCNU Kota Serang menutup seluruh rekomendasinya dengan semangat “Menjaga Marwah, Memperkaya Khidmah untuk Kemaslahatan Bangsa.” Harapan itu menjadi pesan agar Muktamar mampu memperkuat persatuan organisasi, meningkatkan pelayanan kepada umat, sekaligus memperluas kontribusi Nahdlatul Ulama dalam pembangunan Indonesia.***

× Advertisement
× Advertisement