Advertisement
Banten

Andra Soni Lepas Delegasi Muktamar NU 2026, Titipkan Misi Besar Ulama Banten untuk Perkuat Persatuan NKRI

Gubernur Banten Andra Soni melepas keberangkatan delegasi PWNU Banten menuju Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama di Jombang, Jawa Timur, sekaligus menerima pengalungan sarung muktamar sebagai simbol sinergi antara pemerintah daerah dan NU.
Gubernur Banten Andra Soni melepas keberangkatan delegasi PWNU Banten menuju Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama di Jombang, Jawa Timur, sekaligus menerima pengalungan sarung muktamar sebagai simbol sinergi antara pemerintah daerah dan NU.

KILAS BANTEN – Gubernur Banten Andra Soni secara resmi melepas rombongan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Banten yang akan mengikuti Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Tambakberas, Jombang, Jawa Timur. Dalam pelepasan tersebut, Andra menitipkan pesan agar seluruh delegasi membawa semangat perjuangan ulama Banten untuk memperkuat nilai kebangsaan, menjaga persatuan, dan memperkokoh Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Pelepasan berlangsung di Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang, Selasa (25/8/2026). Acara ini menjadi bentuk dukungan Pemerintah Provinsi Banten terhadap peran NU sebagai organisasi Islam terbesar yang selama ini memiliki kontribusi besar dalam perjalanan bangsa Indonesia.

Dalam keterangannya, Andra Soni menegaskan bahwa hubungan antara Banten dan Nahdlatul Ulama memiliki ikatan sejarah yang kuat. Menurutnya, Banten pernah menjadi saksi penting perjalanan organisasi tersebut ketika menjadi tuan rumah Muktamar NU ke-13 yang digelar di Menes, Kabupaten Pandeglang, pada 1938.

Sejarah itu, kata Andra, membuktikan bahwa ulama Banten memiliki kontribusi besar dalam perkembangan NU sekaligus menjaga persatuan bangsa sejak masa awal kemerdekaan hingga sekarang.

“NU telah menjadi bagian penting dalam perjalanan bangsa Indonesia. Dengan tradisi Islam yang moderat, kecintaan kepada tanah air, dan komitmen terhadap persatuan, NU terus memainkan peran strategis dalam menjaga keutuhan NKRI,” ujar Andra Soni.

Tak Boleh Pilih Kasih, Sekda Banten Tegaskan RSUD Banten Wajib Layani Semua Pasien Tanpa Diskriminasi

Selain menjaga persatuan nasional, Andra juga menilai NU mempunyai kontribusi besar dalam bidang pendidikan. Ribuan lembaga pendidikan, madrasah, hingga pondok pesantren yang dikelola warga Nahdliyin dinilai berhasil melahirkan generasi yang berilmu, berakhlak, dan siap berkontribusi dalam pembangunan nasional.

Menurutnya, Banten yang dikenal sebagai daerah dengan tradisi pesantren dan keulamaan memiliki modal besar untuk memperkuat pembangunan sumber daya manusia. Karena itu, Pemerintah Provinsi Banten berharap NU terus menjadi mitra strategis dalam membangun masyarakat yang religius sekaligus berkarakter.

“Pemprov Banten berharap keluarga besar NU terus menjadi bagian penting dalam revitalisasi nilai-nilai keagamaan sebagai fondasi membangun masyarakat yang berakhlak,” katanya.

Andra juga berharap para delegasi dapat memanfaatkan Muktamar Ke-35 NU sebagai ruang bertukar gagasan dan pengalaman. Berbagai hasil pembahasan yang diperoleh selama forum berlangsung diharapkan mampu memperkuat pengembangan pesantren serta pendidikan Islam di Provinsi Banten.

Ia turut mendoakan agar seluruh peserta diberikan kesehatan, keselamatan, dan kelancaran selama perjalanan maupun selama mengikuti seluruh rangkaian muktamar.

Gagal Juara Balap Karung, Iti Jayabaya Justru Curi Perhatian, Pesta Rakyat Demokrat Banten Diserbu Ratusan Warga

“Kehadiran delegasi PWNU Banten bukan hanya membawa nama organisasi, tetapi juga membawa tradisi keulamaan serta semangat masyarakat Banten,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris PWNU Banten Ahmad Nuri menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Banten yang hadir langsung melepas keberangkatan rombongan. Menurutnya, perhatian tersebut mencerminkan hubungan harmonis antara pemerintah daerah dengan organisasi keagamaan.

Ia menegaskan NU akan terus menjadi mitra strategis Pemerintah Provinsi Banten dalam mendukung berbagai program pembangunan, khususnya yang berkaitan dengan pendidikan, pembinaan masyarakat, dan penguatan nilai-nilai keagamaan.

“NU selalu bermitra dengan Pemprov Banten. Siapa pun yang terpilih dalam muktamar nanti merupakan keputusan para kiai dan muktamirin. Semoga hasilnya membawa manfaat bagi Provinsi Banten,” kata Ahmad Nuri.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Tanfidziyah PWNU Banten KH Hafis Gunawan mengalungkan sarung muktamar kepada Gubernur Andra Soni. Prosesi itu menjadi simbol eratnya hubungan dan sinergi antara Pemerintah Provinsi Banten dengan Nahdlatul Ulama dalam membangun daerah.

Kapolda Banten Lepas 7 Personel untuk Umrah, Titip Doa bagi Masyarakat Banten

Sebagai informasi, Muktamar Ke 35 Nahdlatul Ulama dijadwalkan berlangsung pada 27 hingga 31 Agustus 2026 di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur. Forum tertinggi organisasi tersebut akan membahas arah kebijakan NU sekaligus menentukan kepemimpinan baru yang akan membawa organisasi menghadapi berbagai tantangan kebangsaan dan keumatan pada masa mendatang.***

× Advertisement
× Advertisement