Belajar dari Bali, UIN Banten Jadikan Pulau Dewata Laboratorium Hidup Moderasi Beragama Nasional

Sabtu, 13 Desember 2025 - 15:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pimpinan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten bersama jajaran Balai Diklat Keagamaan Denpasar dalam kegiatan sharing session penguatan moderasi beragama dan eko-teologi di Bali.

i

Pimpinan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten bersama jajaran Balai Diklat Keagamaan Denpasar dalam kegiatan sharing session penguatan moderasi beragama dan eko-teologi di Bali.

KILAS BANTEN – Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten memperkuat komitmen implementasi moderasi beragama dan eko-teologi dengan memperluas kolaborasi lintas satuan kerja. Salah satu langkah konkret dilakukan melalui sharing session bersama Balai Diklat Keagamaan Denpasar, Bali. Pulau Dewata dipilih karena memiliki indeks kerukunan umat beragama tertinggi di Indonesia dan dinilai sebagai laboratorium hidup praktik moderasi beragama.

Rektor UIN SMH Banten, Prof Muhammad Ishom menegaskan bahwa Bali layak dijadikan rujukan nasional dalam membangun kehidupan keagamaan yang harmonis. Ia menyebut capaian Bali bukan sekadar data statistik, tetapi hasil dari praktik sosial yang mengakar kuat.

“Berdasarkan indeks kerukunan, Bali berada di peringkat pertama nasional. Dalam konteks eko-teologi yang kini menjadi kebijakan Kementerian Agama, masyarakat Bali bahkan telah mempraktikkannya sejak lama,” kata Prof Ishom, Sabtu, 13 Desember 2025.

Menurutnya, moderasi beragama di Bali tidak berhenti pada tataran wacana. Nilai tersebut telah terinternalisasi dalam kehidupan masyarakat sehari-hari. Penghormatan terhadap alam dipahami sebagai bagian dari ekspresi keagamaan. Hal ini sejalan dengan arah kebijakan Kementerian Agama yang menempatkan eko-teologi sebagai pilar penting pembangunan keagamaan.

Sementara itu, Wakil Rektor II UIN Banten, Dr Ali Muhtarom, menggambarkan Bali sebagai miniatur Indonesia. Ia menilai keberagaman agama dan budaya di Bali dikelola dengan kesadaran kolektif.

Penulis : Dayat

Editor : Rizki

Follow WhatsApp Channel www.kilasbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

UIN Banten Matangkan Persiapan Jelang PORSI Jawara 2026, Bidik Mahasiswa Prestasi dan Siap Hadapi 18 PTKIN se-Jawa Madura
DPRD dan Pemprov Banten Bahas 12 Raperda, Pajak Daerah hingga Ketenagakerjaan Masuk Agenda
UIN Banten Buka 2 Prodi Baru, Siap Cetak Ahli Ekonomi Syariah dan Akuntan Profesional Masa Depan
Dari Kampung di Pandeglang, Profil Muhamad Syahid Presiden Mahasiswa UIN SMH Banten 2026
Pengurus IKA UIN SMH Banten 2026-2030 Siapkan Pengukuhan Akbar, Aplikasi Digital Alumni hingga Job Fair Raksasa
Gagasan Andra Soni soal Sekolah Gratis, Mendikdasmen Sebut di Banten Jadi Jalan Keluar Anak Putus Sekolah
Andra Soni Ajak Warga Serbu Gebyar Tradisi Betawi Tangsel, Budaya Lokal Terancam Tenggelam di Era Modern
Andra Soni Tantang HIPMI Banten Kuasai Bisnis Pangan, Ekonomi Melonjak 5,64 Persen
UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten memperkuat implementasi moderasi beragama dan eko-teologi dengan belajar langsung dari Bali. Pulau Dewata dinilai sukses menjaga harmoni lintas iman dan kelestarian alam.

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 18:27

UIN Banten Matangkan Persiapan Jelang PORSI Jawara 2026, Bidik Mahasiswa Prestasi dan Siap Hadapi 18 PTKIN se-Jawa Madura

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:08

DPRD dan Pemprov Banten Bahas 12 Raperda, Pajak Daerah hingga Ketenagakerjaan Masuk Agenda

Senin, 11 Mei 2026 - 19:53

UIN Banten Buka 2 Prodi Baru, Siap Cetak Ahli Ekonomi Syariah dan Akuntan Profesional Masa Depan

Senin, 11 Mei 2026 - 17:18

Dari Kampung di Pandeglang, Profil Muhamad Syahid Presiden Mahasiswa UIN SMH Banten 2026

Senin, 11 Mei 2026 - 16:00

Pengurus IKA UIN SMH Banten 2026-2030 Siapkan Pengukuhan Akbar, Aplikasi Digital Alumni hingga Job Fair Raksasa

Berita Terbaru