Ketua BDK Denpasar, H. Suyatno, menyambut baik kunjungan tersebut. Ia menegaskan bahwa moderasi beragama telah lama menjadi budaya kerja di BDK.
“Kami memiliki 70 ASN dari berbagai agama. Kerukunan bukan slogan, tetapi praktik harian. Berbeda keyakinan, namun tetap bersama dalam kebenaran dan harmoni,” ujarnya.
Widyaiswara BDK Denpasar, Sukma Wati, menjelaskan bahwa moderasi beragama di Bali tumbuh dari akar sejarah dan falsafah hidup. Tri Hita Karana mengajarkan keseimbangan hubungan manusia dengan Tuhan, sesama, dan alam. Prinsip ini juga tercermin dalam penghormatan terhadap alam sebagai bagian dari kehidupan.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Sharing session yang digelar Kamis, 11 Desember 2025 berlangsung hangat dan dialogis. Kegiatan ini diharapkan menjadi awal penguatan kerja sama strategis lintas satuan kerja Kementerian Agama dalam menjaga harmoni beragama dan kelestarian alam secara berkelanjutan.
Penulis : Dayat
Editor : Rizki
















