KILAS BANTEN – Pembinaan olahraga usia dini kembali menggeliat di Kota Tangerang.
Tokoh masyarakat sekaligus pembina olahraga Kota Tangerang, H. Sachrudin, secara resmi membuka kompetisi sepak bola Liga Pass untuk kategori usia 10 tahun (U-10) dan 12 tahun (U-12).
Kompetisi ini diproyeksikan sebagai inkubator bagi talenta-talenta muda sebelum melangkah ke jenjang profesional.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam sambutannya, Sachrudin yang juga Wali Kota Tangerang ini menegaskan bahwa kompetisi di level akar rumput (grassroot) seperti ini sangat krusial.
Bukan sekadar mencari juara, liga ini bertujuan memberikan jam terbang dan pengalaman bertanding yang kompetitif bagi anak-anak.

Ruang Tumbuh Mental dan Fisik
Menurut Sachrudin, lapangan hijau merupakan sekolah kehidupan yang nyata bagi anak-anak.
Melalui Liga Pass, para peserta tidak hanya dilatih kemampuan teknis mengolah bola, tetapi juga ditempa mentalitasnya.
Nilai-nilai seperti sportivitas, kerja keras, kerja sama tim, dan kedisiplinan ditanamkan sejak dini.
“Ini adalah ruang tumbuh bagi anak-anak kita. Di sini mereka belajar berkompetisi dengan sehat. Mental juara itu tidak instan, harus dibentuk melalui proses panjang seperti ini,” ujar Sachrudin di hadapan para peserta dan orang tua yang hadir.
Jembatan Menuju Atlet Profesional
Kompetisi berjenjang seperti Liga Pass U-10 dan U-12 diharapkan dapat menjadi jembatan yang menghubungkan hobi masa kecil dengan karier profesional di masa depan.
Sachrudin optimistis, dengan pembinaan yang konsisten dan dukungan fasilitas yang memadai, Kota Tangerang akan terus melahirkan atlet-atlet sepak bola berkualitas yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Penulis : Taman
Editor : Redaksi Kilas Banten
Halaman : 1 2 Selanjutnya















