Suasana review kurikulum OBE Prodi PGMI FTK UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten yang membahas penguatan kompetensi calon guru menghadapi era digital dan kecerdasan buatanKILAS BANTEN – Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten mulai bergerak cepat menghadapi perubahan dunia pendidikan yang semakin dipengaruhi teknologi digital dan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).
Langkah strategis itu ditunjukkan melalui kegiatan Review Kurikulum Outcome Based Education (OBE) yang digelar di Ruang Rapat Prodi PGMI Gedung B FTK UIN SMH Banten, Kamis, 21 Mei 2026 kemarin.
Kegiatan tersebut menjadi bagian penting dari upaya kampus dalam menyesuaikan sistem pembelajaran dengan kebutuhan dunia kerja, perkembangan teknologi, serta tantangan pendidikan abad ke-21.
Tidak hanya sekadar evaluasi akademik, pembahasan kurikulum ini juga diarahkan untuk menciptakan lulusan yang mampu bersaing di era digital. Kampus ingin memastikan calon guru madrasah memiliki kompetensi yang relevan, inovatif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Review kurikulum melibatkan berbagai unsur pimpinan fakultas dan sivitas akademika. Hadir dalam kegiatan itu Wakil Dekan I Bidang Akademik, Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Ketua dan Sekretaris Prodi PGMI, Kepala Laboratorium, Gugus Kendali Mutu (GKM), hingga para dosen.
Ketua Program Studi PGMI, Fithri Meiliawati, menegaskan bahwa evaluasi kurikulum bukan hanya agenda formalitas administrasi kampus. Menurutnya, langkah tersebut menjadi upaya nyata meningkatkan kualitas lulusan agar mampu menghadapi tantangan pendidikan modern.