Idul Adha 1447 H di Banten, Wagub Dimyati Serukan Semangat Pengorbanan dan Kepedulian Sosial

Kilas Banten
29 Mei 2026 09:00
Banten 0
3 menit membaca

KILAS BANTEN – Suasana penuh khidmat menyelimuti pelaksanaan salat Idul Adha 1447 Hijriah di Masjid Raya Al Bantani, KP3B Curug, Kota Serang, Rabu 27 Mei 2026 kemarin. Ribuan jamaah memadati area masjid untuk menunaikan salat Idul Adha bersama jajaran Pemerintah Provinsi Banten.

 

Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah hadir didampingi istrinya, Irna Narulita. Turut hadir Sekretaris Daerah Provinsi Banten, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), aparatur sipil negara, hingga masyarakat umum.

 

Momentum Hari Raya Idul Adha dimanfaatkan Pemprov Banten untuk memperkuat nilai keimanan, pengorbanan, dan kepedulian sosial di tengah kehidupan masyarakat.

 

Dalam sambutannya, Dimyati mengajak umat Islam meneladani keteguhan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS dalam menjalankan perintah Allah SWT.

 

“Momen Idul Adha adalah waktu terbaik bagi kita untuk mengingat dan meneladani keteguhan jiwa Nabi Ibrahim dan puteranya Ismail. Keduanya adalah sosok yang teguh dalam iman dan total dalam berpasrah,” ujar Dimyati dalam keterangannya, Jumat 29 Mei 2026.

 

Menurutnya, kisah Nabi Ibrahim yang rela mengorbankan putranya bukan sekadar cerita tentang ujian keimanan. Peristiwa tersebut menjadi simbol keikhlasan dan kemampuan manusia dalam mengendalikan ego demi menjalankan perintah Allah SWT.

 

“Ketika Ibrahim bersedia mengorbankan Ismail demi perintah Allah, itu bukan hanya ujian. Itu adalah teladan tentang bagaimana menundukkan ego dan menempatkan cinta kepada Allah di atas segalanya,” katanya.

 

Dimyati menilai semangat Idul Adha harus menjadi refleksi bagi seluruh umat Islam agar tidak terjebak pada kepentingan duniawi. Ia menegaskan bahwa setiap orang beriman harus tetap berada di jalan ketaatan meski menghadapi berbagai ujian kehidupan.

 

Selain memperkuat nilai spiritual, Pemprov Banten juga menekankan pentingnya solidaritas sosial melalui ibadah kurban. Menurut Dimyati, kurban tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

 

Ia mengapresiasi seluruh ASN, jajaran OPD, dan masyarakat yang ikut berpartisipasi dalam pelaksanaan kurban tahun ini. Partisipasi tersebut dinilai mampu membantu pemerataan distribusi pangan untuk masyarakat kurang mampu.

 

“Melalui kurban, kita mendorong pemerataan distribusi pangan bagi kaum dhuafa, memperkuat solidaritas dan kerukunan sosial antarwarga, sekaligus menggerakkan roda ekonomi lokal melalui pemberdayaan peternak dan pedagang hewan,” ujarnya.

 

Menurut Dimyati, ibadah kurban juga mengandung banyak hikmah bagi kehidupan umat Islam. Selain sebagai bentuk rasa syukur atas nikmat Allah SWT, kurban juga diyakini menjadi sarana memperkuat keberkahan hidup dan penghapus dosa.

 

Dalam kesempatan tersebut, Dimyati turut mengajak masyarakat mendoakan jamaah haji Indonesia yang sedang menjalankan ibadah di Tanah Suci Mekkah dan Madinah. Ia berharap seluruh jamaah diberikan kesehatan, keselamatan, dan kembali ke Tanah Air dengan predikat haji mabrur.

 

Sementara itu, khutbah Idul Adha disampaikan oleh Syibli Sarjaya dengan tema Hikmah Keteladanan Nabi Ibrahim dan Ismail bagi Umat Manusia. Dalam khutbahnya, Syibli mengingatkan pentingnya keikhlasan, pengorbanan, dan kepatuhan kepada Allah SWT dalam kehidupan sehari-hari.

 

Pada momentum Idul Adha tahun ini, Pemerintah Provinsi Banten juga menghimpun puluhan hewan kurban dari ASN dan berbagai elemen masyarakat. Berdasarkan data yang dihimpun, terdapat 32 ekor sapi, dua ekor kerbau, dan 23 ekor kambing yang berasal dari ASN Pemprov Banten.

 

Seluruh hewan kurban tersebut akan disalurkan kepada para mustahik di berbagai wilayah di Provinsi Banten. Penyaluran itu diharapkan mampu membantu masyarakat yang membutuhkan sekaligus memperkuat semangat gotong royong.

 

Selain itu, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Banten juga menghimpun 37 ekor kambing serta 25 ekor sapi dan kerbau untuk didistribusikan kepada masyarakat.

 

Pemprov Banten berharap semangat Idul Adha 1447 Hijriah tidak hanya menjadi seremonial tahunan, tetapi juga mampu mempererat persaudaraan, meningkatkan kepedulian sosial, dan memperkuat nilai kebersamaan di tengah masyarakat Banten.***