Kepala DP3AP2KB Kota Tangerang memberikan pembekalan kepada 104 kader PPKBD terkait penggunaan aplikasi SIGA untuk meningkatkan akurasi pendataan keluarga di Kota Tangerang.KILAS BANTEN – Pemerintah Kota Tangerang terus memperkuat kualitas pendataan keluarga sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran. Melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB), sebanyak 104 Kader Pembantu Pembina Keluarga Berencana Desa/Kelurahan (PPKBD) mendapat pelatihan penggunaan aplikasi Sistem Informasi Keluarga (SIGA).
Kegiatan sosialisasi Updating Keluarga tersebut digelar di Ruang Al Amanah, Pusat Pemerintahan Kota Tangerang. Seluruh peserta berasal dari 13 kecamatan di Kota Tangerang dan dipersiapkan untuk memperbarui data keluarga secara digital.
Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas data kependudukan. Para kader dibekali kemampuan melakukan pendataan, verifikasi, hingga validasi informasi keluarga melalui aplikasi SIGA sehingga data yang dihasilkan lebih akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Kepala DP3AP2KB Kota Tangerang, Tihar Sopian, menegaskan bahwa data keluarga merupakan elemen penting dalam menentukan arah kebijakan pemerintah.
Menurutnya, setiap program pembangunan hanya akan berjalan efektif apabila didukung data yang valid.
“Melalui sosialisasi ini, kami memperkuat kapasitas kader agar proses verifikasi dan validasi data keluarga berjalan optimal sehingga menghasilkan data yang akurat dan mutakhir,” ujar Tihar, Kamis (2/7/2026).
Ia menjelaskan, setelah mengikuti pembekalan, seluruh kader akan langsung melakukan pendataan di wilayah masing-masing. Mereka akan memperbarui informasi keluarga melalui proses pemeriksaan ulang serta validasi terhadap data yang telah dihimpun sebelumnya.
Langkah tersebut bertujuan memastikan setiap perubahan kondisi keluarga dapat tercatat dengan baik. Dengan demikian, pemerintah memiliki basis data yang selalu diperbarui untuk mendukung penyusunan berbagai program pembangunan.
Menurut Tihar, hasil pendataan keluarga akan menjadi acuan dalam pelaksanaan berbagai program strategis, khususnya di bidang pengendalian penduduk, keluarga berencana, pembangunan keluarga, perlindungan perempuan, hingga perlindungan anak di Kota Tangerang.
Data yang lengkap dan akurat juga akan membantu pemerintah menentukan sasaran penerima manfaat secara lebih tepat. Kebijakan yang disusun pun diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat berdasarkan kondisi riil di lapangan.
Selain meningkatkan kualitas data, penggunaan aplikasi SIGA juga menjadi bagian dari transformasi digital pelayanan publik. Melalui sistem berbasis teknologi tersebut, proses pengelolaan data berlangsung lebih cepat, efisien, dan mampu mengurangi potensi kesalahan pencatatan yang selama ini masih terjadi pada pendataan manual.
Digitalisasi pendataan keluarga dinilai menjadi langkah penting untuk membangun sistem informasi yang lebih terintegrasi. Dengan dukungan teknologi, pemerintah dapat mengakses data terbaru secara lebih mudah sehingga proses pengambilan keputusan menjadi lebih cepat dan akurat.
DP3AP2KB juga menekankan bahwa keberhasilan Updating Keluarga tidak hanya bergantung pada kemampuan kader. Peran aktif masyarakat menjadi faktor penting dalam menghasilkan data yang berkualitas.
Karena itu, warga diimbau memberikan informasi yang benar, lengkap, dan sesuai kondisi sebenarnya ketika petugas melakukan verifikasi maupun validasi di lingkungan tempat tinggal masing-masing.
“DP3AP2KB Kota Tangerang mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung proses pendataan keluarga dengan memberikan informasi yang benar kepada para kader saat pelaksanaan verifikasi dan validasi di lapangan,” kata Tihar.
Partisipasi masyarakat diyakini akan menentukan kualitas basis data keluarga di Kota Tangerang. Semakin akurat data yang diperoleh, semakin efektif pula pelaksanaan berbagai program pemerintah, mulai dari pelayanan keluarga berencana, perlindungan perempuan dan anak, hingga peningkatan kesejahteraan keluarga.
Melalui pembekalan kepada 104 kader PPKBD ini, Pemerintah Kota Tangerang kembali menegaskan komitmennya membangun sistem pendataan keluarga yang modern, transparan, dan berkelanjutan. Upaya tersebut diharapkan mampu menghadirkan kebijakan yang lebih tepat sasaran sekaligus memperkuat kualitas pembangunan keluarga di Kota Tangerang pada masa mendatang.***