Pemkot Tangerang Tegas Benahi ASN, Pelatihan Keprotokolan Digelar demi Pelayanan Publik Kelas Premium

Kilas Banten
13 Mei 2026 07:00
3 menit membaca

KILAS BANTEN – Pemerintah Kota Tangerang terus memperkuat kualitas aparatur sipil negara (ASN) demi meningkatkan pelayanan publik yang lebih profesional dan modern. Salah satu langkah yang dilakukan yakni menggelar pelatihan teknis keprotokolan bagi pegawai di lingkungan Pemkot Tangerang.

 

Pelatihan tersebut diselenggarakan oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Tangerang di Grha Bhakti Karya (GBK), Modernland, Kota Tangerang.

 

Kegiatan itu menghadirkan narasumber dari Keprotokolan Sekretariat Negara Republik Indonesia serta Keprotokolan Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia.

 

Pemkot Tangerang menilai peningkatan kemampuan ASN menjadi kebutuhan penting di tengah tuntutan pelayanan publik yang semakin dinamis. Aparatur pemerintah dituntut mampu bekerja disiplin, cepat, dan profesional dalam setiap agenda pelayanan maupun kegiatan resmi pemerintahan.

 

Kepala BKPSDM Kota Tangerang, Jatmiko, mengatakan pelatihan teknis keprotokolan menjadi bagian dari upaya membangun birokrasi yang lebih tertata dan responsif.

 

Menurut dia, keprotokolan tidak hanya berkaitan dengan acara seremonial, tetapi juga menjadi bagian penting dalam membentuk citra profesional pemerintah di mata masyarakat.

 

“Acara yang berhasil seringkali ditentukan dari hal-hal kecil yang disiapkan dengan cermat dan penuh tanggung jawab. Termasuk pelatihan ini diproyeksikan untuk membekali para ASN dari berbagai dinas memiliki kemampuan sebagai aparatur protokol yang mumpuni,” ujar Jatmiko, Rabu, 13 Mei 2026.

 

Ia menjelaskan, ASN yang memahami keprotokolan dengan baik akan mampu menciptakan kegiatan pemerintahan yang tertib, efektif, dan terorganisasi.

 

Kemampuan tersebut dinilai penting karena hampir seluruh agenda pemerintahan berkaitan langsung dengan pelayanan publik dan komunikasi kelembagaan.

 

Dalam pelatihan itu, peserta mendapatkan berbagai materi mulai dari tata tempat, tata upacara, tata penghormatan, teknik komunikasi resmi, hingga pengelolaan kegiatan pemerintahan.

 

Seluruh materi disusun untuk memberikan pemahaman mengenai standar keprotokolan modern yang profesional dan sesuai aturan.

 

“Alhamdulillah, pelatihan tadi berjalan lancar. Keprotokolan yang diajarkan tidak hanya soal urusan tata tempat, tata upacara, dan kegiatan seremonial semata, melainkan menjadi bagian penting dari pelayanan birokrasi dan citra representasi positif Pemkot Tangerang di tengah masyarakat,” kata Jatmiko.

 

Pemkot Tangerang berharap pelatihan tersebut mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan pemerintahan daerah. Dengan aparatur yang lebih terampil, pelayanan kepada masyarakat diharapkan berjalan lebih cepat, efektif, dan tertata.

 

Selain meningkatkan kemampuan individu ASN, pelatihan keprotokolan juga dinilai penting untuk memperkuat koordinasi antarorganisasi perangkat daerah.

 

Pemahaman yang sama mengenai standar pelaksanaan kegiatan resmi diyakini dapat mempermudah komunikasi dan kerja sama lintas instansi di lingkungan Pemkot Tangerang.

 

Kehadiran narasumber dari instansi pusat juga menjadi nilai tambah dalam pelatihan tersebut. Para peserta mendapat kesempatan memahami praktik keprotokolan langsung dari tenaga profesional yang berpengalaman menangani agenda kenegaraan dan pemerintahan.

 

Di tengah perubahan sistem birokrasi yang semakin modern, ASN dituntut tidak hanya memiliki kemampuan administratif, tetapi juga mampu menjaga etika pelayanan dan komunikasi publik.

 

Karena itu, Pemkot Tangerang terus mendorong pengembangan kompetensi pegawai melalui berbagai pelatihan teknis dan penguatan kapasitas sumber daya manusia.

 

Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan birokrasi yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.***