Wali Kota Tangerang Sachrudin meninjau stan UMKM Kota Tangerang dalam Indonesia City Expo 2026 di Medan sebagai bentuk dukungan terhadap promosi produk lokal menuju pasar internasionalKILAS BANTEN – Pemerintah Kota Tangerang kembali menunjukkan keseriusannya dalam memperkuat sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Komitmen tersebut terlihat melalui keikutsertaan dalam Indonesia City Expo (ICE) 2026 yang menjadi rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) di Kota Medan, Sumatera Utara.
Ajang berskala nasional itu dimanfaatkan untuk memperkenalkan berbagai produk unggulan hasil karya pelaku UMKM Kota Tangerang kepada pengunjung, pelaku usaha, serta delegasi dari berbagai daerah di Indonesia.
Usai pembukaan pameran, Wali Kota Tangerang, Sachrudin, menyempatkan diri mengunjungi stan UMKM Kota Tangerang. Ia memberikan apresiasi atas kualitas produk yang dipamerkan karena dinilai semakin inovatif, kreatif, dan memiliki daya saing tinggi.
“Sangat variatif. Selain produk fashion dan kuliner yang memang menjadi andalan Kota Tangerang, tadi juga ada produk yang unik, yaitu ketapel dari NFZ Slingshot. Kehadiran produk-produk seperti ini semakin memperkaya khazanah UMKM Kota Tangerang yang semakin siap untuk go global dan go international,” ujar Sachrudin di sela pembukaan ICE 2026 di Hotel Santika Dyandra, Medan, Kamis (2/7/2026).
Produk Semakin Beragam, Peluang Pasar Makin Terbuka
Menurut Sachrudin, keberagaman produk menjadi salah satu kekuatan utama UMKM Kota Tangerang. Tidak hanya mengandalkan sektor fesyen dan kuliner, kini pelaku usaha lokal mampu menghadirkan produk-produk kreatif yang memiliki nilai tambah dan berpotensi menembus pasar internasional.
Ia menilai Indonesia City Expo menjadi sarana strategis untuk memperluas pemasaran sekaligus memperkenalkan identitas produk daerah kepada masyarakat yang lebih luas.
Selain menjadi tempat promosi, pameran juga membuka peluang kerja sama bisnis, memperluas jaringan usaha, hingga memberikan ruang bagi pelaku UMKM untuk mempelajari tren pasar yang terus berkembang.
Expo Dinilai Efektif Dongkrak Daya Saing UMKM
Sachrudin menegaskan bahwa promosi menjadi faktor penting dalam meningkatkan daya saing produk lokal. Oleh karena itu, Pemerintah Kota Tangerang akan terus mendorong pelaku UMKM mengikuti berbagai pameran, baik di tingkat nasional maupun internasional.
“Untuk menuju pasar global tentu diperlukan strategi pemasaran dan promosi yang optimal. Melalui ajang expo seperti ICE, UMKM tidak hanya dapat mempromosikan produknya, tetapi juga belajar, bertukar pengalaman dengan pelaku usaha dari berbagai daerah, serta memperluas koneksi dan jejaring bisnis,” katanya.
Menurutnya, interaksi dengan pelaku usaha dari berbagai wilayah akan membantu meningkatkan kualitas produk sekaligus memperkuat kemampuan UMKM dalam menghadapi persaingan pasar global.
Pemkot Tangerang Perkuat Pembinaan Pelaku Usaha
Selain aktif mengikutsertakan UMKM dalam pameran nasional, Pemerintah Kota Tangerang juga menjalankan berbagai program pembinaan secara berkelanjutan. Program tersebut bertujuan meningkatkan kualitas produk, memperluas akses pemasaran, hingga mendorong pelaku usaha naik kelas.
Berbagai agenda daerah juga terus dimanfaatkan sebagai etalase promosi produk lokal. Sejumlah kegiatan seperti Tangerang Expo, Festival Cisadane, Festival Al-A’zhom, serta berbagai event lainnya menjadi wadah bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan produknya kepada masyarakat.
Sachrudin menegaskan pemerintah daerah ingin memastikan seluruh pelaku UMKM memperoleh kesempatan yang sama untuk berkembang dan meningkatkan daya saing.
“Melalui pelibatan UMKM dalam berbagai kegiatan yang diselenggarakan Pemkot, seperti Tangerang Expo, Festival Cisadane, Festival Al-A’zhom, dan berbagai event lainnya, kami ingin membuka lebih banyak kesempatan agar UMKM Kota Tangerang terus berkembang, naik kelas, serta mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional,” pungkasnya.
Partisipasi Kota Tangerang dalam Indonesia City Expo 2026 menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam membangun ekosistem UMKM yang lebih kuat. Dukungan melalui pembinaan, promosi, serta perluasan akses pasar diharapkan mampu melahirkan lebih banyak produk unggulan yang tidak hanya berjaya di tingkat nasional, tetapi juga sukses menembus pasar global dan menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi daerah.***