Website SPMB Tangsel Dipuji Wali Murid, Tetap Lancar Meski Diserbu Ribuan Pendaftar

Kilas Banten
29 Jun 2026 11:37
3 menit membaca

KILAS BANTEN – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2025/2026 di Kota Tangerang Selatan menuai respons positif dari masyarakat. Sejumlah wali murid memberikan apresiasi terhadap performa website SPMB Tangsel yang dinilai tetap stabil meski digunakan ribuan calon peserta didik dan orang tua secara bersamaan.

 

Keberhasilan sistem tersebut membuat proses pendaftaran berlangsung lebih mudah, cepat, dan efisien. Mulai dari pembuatan akun, unggah dokumen persyaratan, hingga pengumuman hasil seleksi jalur domisili tahap pertama dapat dilakukan secara daring tanpa hambatan berarti.

 

Salah satu wali murid, Umar, warga Kecamatan Setu, mengaku sempat khawatir saat memasuki masa pendaftaran. Menurutnya, pada pelaksanaan penerimaan siswa baru di tahun-tahun sebelumnya, sistem sering mengalami perlambatan akibat tingginya jumlah pengguna yang mengakses secara bersamaan.

 

Namun, pengalaman berbeda ia rasakan ketika mendaftarkan anaknya ke SMP Negeri 8 Tangerang Selatan melalui jalur domisili.

 

“Saya awalnya sempat khawatir karena biasanya kalau pendaftaran dibuka bersamaan, sistem suka lambat atau bahkan tidak bisa diakses. Tapi ternyata kali ini cukup lancar. Menunya juga jelas, jadi kami yang orang tua tidak terlalu kesulitan mengikuti setiap tahapannya,” ujar Umar, Senin (29/6/2026).

 

Umar juga mengaku bersyukur karena anaknya berhasil diterima di sekolah tujuan.

 

“Dan alhamdulillah juga diterima di sekolah tujuan pendaftaran,” katanya.

 

Ia menilai informasi yang tersedia di laman SPMB Tangsel tersusun dengan baik sehingga memudahkan orang tua memahami setiap tahapan pendaftaran. Berkat petunjuk yang lengkap, masyarakat dapat menyelesaikan seluruh proses administrasi secara mandiri tanpa harus berulang kali datang ke sekolah.

 

“Petunjuknya cukup lengkap. Kalau mengikuti langkah-langkahnya dengan teliti, prosesnya mudah dipahami. Alhamdulillah tidak mengalami kendala berarti sampai selesai mendaftar,” ungkap Umar.

 

Kelancaran layanan digital tersebut merupakan hasil dari berbagai persiapan teknis yang dilakukan Pemerintah Kota Tangerang Selatan sebelum proses SPMB dimulai.

 

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tangerang Selatan, Tb. Asep Nurdin, mengatakan pihaknya telah memperkuat infrastruktur digital agar website mampu melayani masyarakat secara optimal selama masa pendaftaran.

 

Selain meningkatkan kapasitas server dan infrastruktur, Diskominfo juga melakukan pengujian sistem secara menyeluruh untuk memastikan seluruh fitur berfungsi dengan baik sebelum digunakan oleh masyarakat.

 

“Kami melakukan penguatan infrastruktur digital, pengujian sistem secara menyeluruh, serta pemantauan selama proses SPMB berlangsung agar masyarakat dapat mengakses layanan dengan nyaman,” ujar Asep.

 

Menurutnya, tim teknis juga melakukan pemantauan secara berkala selama proses pendaftaran berlangsung. Langkah tersebut menjadi bentuk antisipasi terhadap lonjakan trafik yang umumnya terjadi saat pendaftaran dibuka maupun ketika hasil seleksi diumumkan.

 

Asep menjelaskan, kesiapan tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Tangerang Selatan dalam menghadirkan layanan publik berbasis digital yang cepat, andal, dan mudah diakses oleh seluruh masyarakat.

 

Stabilnya website SPMB selama proses penerimaan murid baru menjadi salah satu indikator keberhasilan transformasi digital di lingkungan Pemerintah Kota Tangerang Selatan. Sistem yang berjalan optimal memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mengurus seluruh tahapan pendaftaran dari rumah tanpa harus datang langsung ke sekolah.

 

Selain menghemat waktu, layanan daring juga membantu mengurangi biaya dan meningkatkan efisiensi proses administrasi. Kondisi tersebut diharapkan mampu memberikan pengalaman yang lebih baik bagi masyarakat dalam memanfaatkan layanan publik berbasis teknologi.

 

Pemerintah Kota Tangerang Selatan memastikan evaluasi terhadap pelaksanaan SPMB akan terus dilakukan. Hasil evaluasi itu akan menjadi dasar penyempurnaan sistem pada pelaksanaan tahun-tahun mendatang agar kualitas layanan semakin baik.

 

Melalui peningkatan infrastruktur dan pemantauan yang berkelanjutan, pemerintah berharap kepercayaan masyarakat terhadap layanan digital terus meningkat. Pengalaman positif para wali murid menjadi bukti bahwa transformasi digital mampu menghadirkan pelayanan publik yang lebih efektif, transparan, dan mudah diakses oleh seluruh warga Kota Tangerang Selatan.***