KILAS BANTEN – Kafilah Kota Tangerang memasang target ambisius pada ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXIII Tingkat Provinsi Banten Tahun 2026. Pemerintah Kota Tangerang optimistis kontingen yang berjumlah 66 peserta mampu meraih prestasi terbaik sekaligus membawa pulang piala bergilir Juara Umum.
Optimisme tersebut disampaikan Wali Kota Tangerang, Sachrudin, usai menghadiri pembukaan MTQ XXIII Provinsi Banten di Halaman Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kota Serang, Senin, 6 Juli 2026 malam.
Dalam kesempatan itu, Sachrudin hadir bersama Wakil Wali Kota Tangerang Maryono dan Sekretaris Daerah Kota Tangerang Herman Suwarman. Kehadiran jajaran pimpinan daerah tersebut menjadi bentuk dukungan langsung kepada seluruh anggota kafilah yang akan berlaga pada berbagai cabang perlombaan.
Sachrudin menegaskan keyakinannya didasarkan pada kesiapan para peserta yang telah menjalani pembinaan secara berkelanjutan melalui Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kota Tangerang.
“Kehadiran kami di sini bersama Pak Wakil dan Pak Sekda merupakan bentuk komitmen penuh untuk mengawal perjuangan putra-putri terbaik Kota Tangerang. Kami berharap seluruh kafilah dapat tampil maksimal, ikhlas, dan memberikan kemampuan terbaik di setiap cabang yang diikuti. Dengan persiapan yang matang, insyaallah kita optimistis dapat meraih prestasi terbaik sekaligus membawa pulang predikat Juara Umum ke Kota Tangerang,” ujar Sachrudin, Selasa, 7 Juli 2026.
MTQ XXIII Provinsi Banten resmi dibuka oleh Gubernur Banten, Andra Soni. Acara pembukaan berlangsung meriah dan dihadiri ribuan masyarakat, peserta, pembimbing, pendamping, serta tamu undangan dari seluruh wilayah di Provinsi Banten.
Panitia mencatat hampir 20 ribu orang memadati kawasan pembukaan. Tingginya antusiasme masyarakat menunjukkan bahwa MTQ masih menjadi salah satu agenda keagamaan terbesar dan paling dinantikan di Banten. Seluruh rangkaian perlombaan dijadwalkan berlangsung hingga 10 Juli 2026.
Dalam sambutannya, Gubernur Banten Andra Soni menekankan bahwa MTQ bukan sekadar ajang perlombaan membaca maupun memahami Al-Qur’an.
Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi wadah memperkuat ukhuwah Islamiyah sekaligus menanamkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
“MTQ XXIII ini adalah panggung kebersamaan bagi seluruh masyarakat Banten. Saya berharap dari 10 cabang yang dimusabaqahkan ini lahir generasi-generasi Qur’ani yang unggul, berkarakter, serta mampu membawa kemaslahatan dan prestasi, tidak hanya di tingkat daerah, tetapi juga mengharumkan nama Banten di tingkat nasional hingga dunia,” kata Andra Soni.
Pada penyelenggaraan tahun ini, panitia mempertandingkan 10 cabang musabaqah yang diikuti delapan kabupaten dan kota se-Provinsi Banten. Sebanyak 477 peserta inti ambil bagian dalam kompetisi tersebut untuk memperebutkan gelar juara.
Dari total peserta tersebut, Kota Tangerang mengirimkan 66 peserta terbaik yang akan bersaing di berbagai kategori perlombaan. Pemerintah Kota Tangerang berharap seluruh peserta mampu menjaga kondisi fisik, kesehatan, serta fokus selama mengikuti seluruh tahapan kompetisi.
Selain menjadi ajang meraih prestasi, MTQ juga dipandang sebagai sarana membentuk karakter generasi muda yang berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an. Pembinaan yang dilakukan secara berkesinambungan diharapkan mampu melahirkan qari, qariah, hafiz, hafizah, serta generasi Qur’ani yang mampu bersaing hingga tingkat nasional.
Pemerintah Kota Tangerang juga mengajak seluruh masyarakat memberikan doa dan dukungan kepada para peserta. Dukungan tersebut diharapkan mampu menambah semangat seluruh anggota kafilah dalam memberikan penampilan terbaik di setiap cabang yang dipertandingkan.
Dengan persiapan yang matang, pembinaan intensif dari LPTQ, serta dukungan penuh pemerintah dan masyarakat, Kafilah Kota Tangerang optimistis mampu mencatatkan prestasi gemilang pada MTQ XXIII Provinsi Banten 2026 sekaligus merebut kembali gelar Juara Umum.***

