Advertisement
Banten

315 Mahasiswa UIN Banten Siap Tempur di PRIMA Magang PTKI 2026, Target Tembus 10 Besar Nasional

Sebanyak 315 mahasiswa UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten mengikuti pembekalan Program PRIMA Magang PTKI 2026 sebagai persiapan menghadapi seleksi magang di perusahaan nasional dan multinasional.
Sebanyak 315 mahasiswa UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten mengikuti pembekalan Program PRIMA Magang PTKI 2026 sebagai persiapan menghadapi seleksi magang di perusahaan nasional dan multinasional.

KILAS BANTEN – Sebanyak 315 mahasiswa aktif Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten menyatakan siap mengikuti Program PRIMA Magang PTKI 2026.

Melalui program ini, mereka akan bersaing mendapatkan kesempatan magang di berbagai perusahaan nasional hingga multinasional sebagai bekal menghadapi dunia kerja yang semakin kompetitif.

Komitmen tersebut ditunjukkan melalui Seminar Aksesibilitas Permagangan 2026 yang diselenggarakan Unit Pengembangan Keterampilan dan Karier (UKK) UIN SMH Banten.

Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi kampus untuk meningkatkan kesiapan mahasiswa menghadapi kebutuhan industri sekaligus memperkuat daya saing lulusan.

Seminar menghadirkan narasumber dari Engineering Career Center (ECC) Yogyakarta yang merupakan mitra pelaksana Program PRIMA Magang Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) di bawah Kementerian Agama.

Kasus Dugaan Pelecehan Seret Anggota DPRD Kota Serang Masih Menggantung, Polisi Tunggu Hasil Labfor Bareskrim

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa memperoleh penjelasan mengenai tahapan seleksi, strategi menghadapi rekrutmen, hingga peluang yang bisa dimanfaatkan selama mengikuti program magang.

Seluruh peserta nantinya akan menjalani proses seleksi melalui platform resmi yang telah disiapkan Kementerian Agama. Karena itu, pembekalan sejak dini dinilai penting agar mahasiswa mampu bersaing dengan ribuan peserta dari berbagai perguruan tinggi keagamaan di Indonesia.

Program PRIMA Magang PTKI atau Professional Readiness Through Internship and Mentorship for Academics dirancang untuk memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dengan dunia industri.

Program ini bertujuan mencetak lulusan yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan pasar kerja sekaligus meningkatkan kesiapan profesional sebelum menyelesaikan pendidikan.

Tidak hanya menawarkan pengalaman bekerja di perusahaan mitra, peserta juga akan mengikuti asesmen kemampuan secara daring, pelatihan kompetensi, pendampingan profesional, hingga pembelajaran mengenai kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Bekal tersebut diharapkan mampu membantu mahasiswa menghadapi perubahan dunia kerja yang semakin dipengaruhi perkembangan teknologi digital.

Bamagnas Resmi Dikukuhkan, Wagub Banten Gaungkan Persatuan Lintas Agama untuk Wujudkan Banten Damai dan Harmonis

Program ini juga memberikan peluang lebih besar bagi peserta untuk direkrut menjadi karyawan apabila mampu menunjukkan kinerja yang baik selama masa magang. Selain itu, hasil magang dapat dikonversi menjadi Satuan Kredit Semester (SKS) berdasarkan capaian kerja yang terukur, bukan sekadar kelengkapan administrasi.

Minat mahasiswa terhadap PRIMA Magang PTKI terus mengalami peningkatan. Kepala Subdirektorat Sarana Prasarana dan Kemahasiswaan Pendidikan Islam, Papay Supriatna, mengungkapkan bahwa antusiasme tersebut menunjukkan semakin tingginya kesadaran mahasiswa akan pentingnya pengalaman kerja sebelum lulus.

Menurut Papay, hingga saat ini tercatat 6.713 mahasiswa telah mendaftar dalam program tersebut. Sebanyak 5.872 peserta telah memperoleh rekomendasi resmi dari pusat pengembangan karier di kampus masing-masing, sedangkan 2.037 mahasiswa sudah mengirimkan lamaran ke perusahaan mitra.

Ia menilai tingginya partisipasi tersebut menjadi indikator bahwa mahasiswa mulai memahami pentingnya membangun pengalaman profesional sejak masih duduk di bangku kuliah.

Kemampuan beradaptasi dengan teknologi, literasi digital, pengalaman praktik, dan jejaring profesional kini menjadi faktor yang sangat menentukan daya saing lulusan.

FERBA 2026 Resmi Dibuka, BI dan Pemprov Banten Mulai Perluas QRIS, UMKM Siap Tancap Gas di Era Digital

Kepala Unit Pengembangan Keterampilan dan Karier UIN SMH Banten, Dr. As’ari, menegaskan bahwa program magang merupakan sarana penting untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa, baik dari sisi teknis maupun keterampilan nonteknis.

“Magang atau internship menjadi jembatan pengembangan keterampilan soft skill dan hard skill di berbagai dunia kerja serta pengembangan karier bagi mahasiswa aktif dan bahkan alumni,” ujar Dr. As’ari, Selasa (14/7/2026).

Ia optimistis mahasiswa UIN SMH Banten mampu bersaing dengan peserta dari berbagai PTKI di Indonesia. Pembekalan yang telah diberikan diharapkan menjadi modal bagi mahasiswa untuk melewati seluruh tahapan seleksi hingga memperoleh kesempatan magang di perusahaan-perusahaan terbaik.

Pada penyelenggaraan PRIMA Magang PTKI 2026, UIN SMH Banten juga memasang target ambisius. Kampus membidik masuk dalam jajaran 10 besar perguruan tinggi dengan jumlah peserta terbanyak secara nasional.

Target tersebut menjadi bagian dari komitmen kampus dalam mencetak lulusan yang unggul secara akademik, memiliki pengalaman profesional, menguasai teknologi, dan siap bersaing di pasar kerja modern.***

× Advertisement
× Advertisement