KILAS BANTEN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten kembali menegaskan komitmennya menjaga kerukunan umat beragama melalui kolaborasi dengan berbagai organisasi keagamaan.
Komitmen tersebut ditunjukkan saat Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah menghadiri sekaligus mengukuhkan jajaran pengurus Badan Musyawarah Antar Gereja Nasional (Bamagnas) Provinsi Banten di Pendopo Gubernur Banten, KP3B, Kota Serang.
Dalam keterangannya, Dimyati menegaskan bahwa keberagaman merupakan kekuatan yang harus dirawat bersama.
Menurutnya, kehidupan masyarakat Banten akan semakin harmonis apabila seluruh organisasi keagamaan terus berperan aktif membina umat sekaligus memperkuat nilai toleransi dan persaudaraan.
“Jadi kita itu hidup dengan penuh keberagaman. Oleh karena itu, toleransi menjadi sangat penting,” ujar Dimyati, Selasa (14/7/2026).
Ia menilai organisasi keagamaan memiliki posisi strategis dalam menjaga persatuan masyarakat yang hidup di tengah keberagaman suku, budaya, dan agama. Peran tersebut tidak hanya mempererat hubungan antara umat Islam dan Kristen, tetapi juga seluruh pemeluk agama yang hidup berdampingan di Provinsi Banten.
Dimyati menegaskan, Pemprov Banten akan terus membuka ruang kerja sama dengan seluruh organisasi keagamaan. Langkah itu dilakukan untuk menciptakan kehidupan masyarakat yang aman, damai, saling menghormati, serta mendukung terciptanya stabilitas sosial di daerah.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan organisasi keagamaan menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Kondisi yang kondusif dinilai akan memberikan dampak positif terhadap pelaksanaan pembangunan di berbagai sektor.
Ia juga memastikan pemerintah daerah siap memberikan dukungan terhadap berbagai kegiatan yang bertujuan memperkuat persatuan masyarakat.
Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mempererat hubungan antarumat beragama sekaligus memperkuat semangat kebangsaan di tengah masyarakat Banten.
Sementara itu, Ketua DPW Bamagnas Provinsi Banten, Pendeta Hani F. Lontaan, menyatakan kesiapan organisasinya menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menjalankan program pembangunan maupun menjaga keharmonisan masyarakat.
Menurut Hani, Bamagnas akan menjalankan amanah organisasi secara bertanggung jawab dan terus mendorong terciptanya kerukunan antarumat beragama di seluruh wilayah Banten.
“Termasuk dalam menjaga kerukunan umat beragama,” kata Hani.
Ia mengapresiasi dukungan yang diberikan Pemprov Banten kepada Bamagnas. Menurutnya, dukungan tersebut menjadi modal penting bagi organisasi dalam menjalankan berbagai program setelah kepengurusan baru resmi dikukuhkan.
Hani menjelaskan, Bamagnas berkomitmen memperluas pelaksanaan program organisasi hingga ke tingkat kecamatan. Melalui langkah tersebut, organisasi diharapkan mampu meningkatkan pembinaan kepada jemaat sekaligus mempererat hubungan lintas agama melalui kegiatan sosial dan kemasyarakatan.
“Apalagi didukung oleh Pemprov Banten,” ujarnya.
Di sisi lain, Ketua Umum DPP Bamagnas, Japarlin Marbun, mengajak seluruh jajaran pengurus agar bekerja lebih aktif membangun sinergi dengan Pemerintah Provinsi Banten serta seluruh elemen masyarakat.
Ia mengatakan, Bamagnas tidak hanya menjalankan fungsi sebagai organisasi keagamaan, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya warga gereja yang tersebar di berbagai daerah di Provinsi Banten.
“Lebih dari itu, Bamagnas diharapkan bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat gereja yang tersebar luas di Banten,” ujar Japarlin.
Menurutnya, kolaborasi yang terjalin antara Bamagnas dan Pemprov Banten akan menjadi fondasi penting dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Ia optimistis kerja sama tersebut mampu memperkuat persatuan, menjaga keharmonisan, sekaligus mendorong kemajuan Banten.
“Kehadiran Bamagnas ingin berkarya untuk bangsa ini,” katanya.
Dengan dikukuhkannya kepengurusan baru Bamagnas Provinsi Banten, organisasi tersebut diharapkan semakin aktif membangun komunikasi lintas agama, memperkuat budaya toleransi, serta menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjaga persatuan, menciptakan suasana yang kondusif, dan mendukung terwujudnya Provinsi Banten yang maju, aman, damai, serta sejahtera bagi seluruh masyarakat.***

