Dualisme Mengancam Marwah NU, PCNU Kota Serang Desak PBNU Segera Islah Demi Persatuan Jam’iyah

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jajaran pimpinan PCNU Kota Serang saat membacakan pernyataan sikap terkait polemik dualisme kepemimpinan PBNU di Kantor PCNU Kota Serang, Lingkungan Kahuripan, Cipocok Jaya, Rabu 17 Desember 2025

i

Jajaran pimpinan PCNU Kota Serang saat membacakan pernyataan sikap terkait polemik dualisme kepemimpinan PBNU di Kantor PCNU Kota Serang, Lingkungan Kahuripan, Cipocok Jaya, Rabu 17 Desember 2025

KILAS BANTEN – Polemik dualisme kepemimpinan di tubuh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) kembali menuai sorotan dari daerah. Kali ini, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Serang menyatakan sikap resmi dengan mendesak PBNU segera mengakhiri konflik internal dan menempuh jalan islah demi menjaga persatuan jam’iyah.

Sikap tersebut disampaikan melalui surat pernyataan yang dibacakan di Kantor PCNU Kota Serang, Lingkungan Kahuripan, Cipocok Jaya, pada Rabu, 17 Desember 2025. Pernyataan itu menjadi wujud keprihatinan PCNU Kota Serang terhadap dinamika internal PBNU yang dinilai berkepanjangan dan berpotensi menggerus soliditas organisasi.

Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Serang, KH Saifun Nawasi, menegaskan bahwa konflik yang terus terjadi di tingkat pusat dapat berdampak langsung pada kepercayaan warga nahdliyin di akar rumput.

Menurutnya, Nahdlatul Ulama sebagai organisasi keagamaan besar harus mampu menjaga stabilitas internal agar tetap menjadi rujukan umat dan kekuatan moral bangsa.

“Pernyataan sikap ini lahir dari rasa tanggung jawab moral kami sebagai bagian dari jam’iyah. Polemik yang berlarut-larut berisiko melemahkan kepercayaan warga NU,” ujar KH Saifun Nawasi saat membacakan pernyataan tersebut.

Dalam surat sikap itu, PCNU Kota Serang menyampaikan tiga poin penting kepada PBNU. Poin pertama menegaskan komitmen agar PBNU tetap berpedoman pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) serta seluruh peraturan organisasi yang berlaku. PCNU menilai AD/ART merupakan fondasi utama dalam menjaga tata kelola organisasi yang tertib, sah, dan berkelanjutan.

Penulis : Dayat

Editor : Rizki

Follow WhatsApp Channel www.kilasbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Akhir Penantian 30 Tahun, Jembatan Mekarsari Segera Dibangun, Dewan Muhibbin: Dongkrak Ekonomi Warga Kabupaten Serang
Sambut Muktamar NU ke-35, PCNU Kota Serang: Kembali ke Khittah dan Perkuat Solidaritas di Tengah Tekanan Global
PHK Sepihak dan THR Tak Dibayar, PT Asietex Disorot: Mediasi Mandek, Buruh Tuntut Kepastian
Pembahasan LKPJ Bupati Serang 2025 Mandek, OPD Dituding Dewan Tak Disiplin
DPRD Kabupaten Serang Bongkar Bahaya PMI Ilegal, Warga Diingatkan, Jangan Tergiur Jalur Gelap
Alun-Alun Cinangka Berubah Jadi Hutan Liar, DPUPR Kabupaten Serang Bongkar Penyebab Utama
Dijanjikan Kerja di Turki, PMI Asal Lebak Wangi Serang Justru Terlantar di Irak dengan Luka Parah
Siltap 2026 Ngebut Cair, Perangkat Desa Jawilan Bongkar Bukti Janji Bupati Serang Tak Sekadar Wacana
Meta deskripsi: PCNU Kota Serang menyuarakan sikap tegas mendesak PBNU mengakhiri polemik dualisme kepemimpinan. Mereka menilai islah jam’iyah mendesak demi menjaga persatuan, marwah organisasi, dan kepercayaan warga NU.

Berita Terkait

-

Akhir Penantian 30 Tahun, Jembatan Mekarsari Segera Dibangun, Dewan Muhibbin: Dongkrak Ekonomi Warga Kabupaten Serang

-

Sambut Muktamar NU ke-35, PCNU Kota Serang: Kembali ke Khittah dan Perkuat Solidaritas di Tengah Tekanan Global

-

Pembahasan LKPJ Bupati Serang 2025 Mandek, OPD Dituding Dewan Tak Disiplin

-

DPRD Kabupaten Serang Bongkar Bahaya PMI Ilegal, Warga Diingatkan, Jangan Tergiur Jalur Gelap

-

Alun-Alun Cinangka Berubah Jadi Hutan Liar, DPUPR Kabupaten Serang Bongkar Penyebab Utama

Berita Terbaru