Advertisement
Banten

UIN Banten Tembus 10 Besar PTKIN Terbaik Versi UniRank 2026, Bukti Kampus Islam Makin Kompetitif

Kampus UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten yang berhasil menembus 10 besar PTKIN terbaik Indonesia versi UniRank 2026.
Kampus UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten yang berhasil menembus 10 besar PTKIN terbaik Indonesia versi UniRank 2026. (Foto: Redaksi Kilas Banten)

KILAS BANTEN – Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten mencatat capaian penting di tingkat nasional. Kampus ini berhasil masuk dalam daftar 10 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) terbaik di Indonesia versi UniRank yang dirilis pada Februari 2026.

 

Prestasi ini memperkuat posisi UIN Banten sebagai salah satu kampus Islam yang mampu bersaing di era digital. Peringkat tersebut juga menunjukkan bahwa PTKIN semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi dan informasi, sekaligus mampu meningkatkan kualitas akademik dan reputasi institusi.

 

UniRank menyusun pemeringkatan berdasarkan sejumlah indikator berbasis digital. Penilaian mencakup visibilitas situs resmi kampus, reputasi daring, kredibilitas domain, hingga jangkauan institusi di tingkat nasional dan internasional. Dengan pendekatan ini, kampus yang aktif dan kredibel di ruang digital memiliki peluang lebih besar untuk meraih peringkat tinggi.

Baduy Dipilih Jadi Lokasi KKN Nusantara 2026, Prof Ishom Beberkan Alasan Besar di Balik Keputusan Strategis Ini

 

Dalam daftar tersebut, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta menempati posisi teratas PTKIN terbaik di Indonesia dengan skor 63,62. Kampus ini juga berada di peringkat 2.440 dunia dan posisi 28 nasional. Keunggulan ini menegaskan konsistensi UIN Jakarta dalam menjaga kualitas akademik dan eksistensi global.

 

Posisi kedua ditempati Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung dengan skor 62,74. Sementara itu, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang berada di posisi ketiga dengan skor 49,93. Ketiga kampus ini menjadi representasi kuat PTKIN dalam persaingan pendidikan tinggi nasional.

 

Pemkot Tangerang Percepat Penataan Jaringan Utilitas Bawah Tanah, Penertiban Kabel Dilakukan Bertahap

Selanjutnya, Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang menempati posisi keempat dengan skor 44,01. Disusul Universitas Islam Negeri Sumatra Utara Medan di posisi kelima dengan skor 39,08. Kedua kampus ini menunjukkan performa stabil dalam pengembangan akademik dan digitalisasi.

 

Di posisi keenam, Universitas Islam Negeri Mataram meraih skor 37,15. Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya menyusul di peringkat ketujuh dengan skor 36,62. Keduanya dinilai mampu meningkatkan visibilitas serta daya saing di tingkat nasional.

 

Posisi kedelapan ditempati Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi dengan skor 36,25. Sementara itu, UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten berada di peringkat kesembilan dengan skor 35,77. Adapun posisi kesepuluh ditempati Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang dengan skor 30,44.

Tokoh Banten Minta Masyarakat Tidak Terhasut Isu Nikah Siri

 

Masuknya UIN Banten dalam 10 besar menjadi sinyal positif bagi perkembangan pendidikan Islam di Indonesia, khususnya di wilayah Banten. Capaian ini sekaligus menjadi bukti bahwa transformasi digital dan peningkatan mutu akademik yang dilakukan kampus mulai menunjukkan hasil nyata.

 

Sebelumnya, Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa PTKIN memiliki peran strategis yang tidak terbatas pada dunia akademik. Ia menyebutkan bahwa perguruan tinggi keagamaan Islam juga harus menjadi motor penggerak dakwah dan pemberdayaan masyarakat.

 

“PTKIN harus melahirkan cendekiawan muslim sejati yang ilmunya berdampak langsung bagi masyarakat dan kemanusiaan,” ujar Nasaruddin Umar seperti dikutip dari laman resmi Kementerian Agama, Kamis, 2 April 2026.

 

Pernyataan tersebut menegaskan arah pengembangan PTKIN ke depan. Kampus tidak hanya dituntut menghasilkan lulusan yang unggul secara akademik, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat luas.

 

Dengan capaian ini, UIN Banten diharapkan terus meningkatkan kualitas pendidikan, riset, serta pengabdian kepada masyarakat. Upaya ini penting agar kampus mampu mempertahankan bahkan meningkatkan posisinya di tingkat nasional maupun global.***

× Advertisement
× Advertisement