Wagub Banten: Sensus Ekonomi 2026, Data Asli Jadi Penentu Nasib Kebijakan

Sabtu, 2 Mei 2026 - 07:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas BPS melakukan pendataan door to door kepada pelaku usaha dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026

i

Petugas BPS melakukan pendataan door to door kepada pelaku usaha dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026

KILAS BANTEN – Pemerintah resmi menggelar Sensus Ekonomi 2026 sebagai langkah strategis untuk memotret kondisi ekonomi nasional secara menyeluruh. Di Provinsi Banten, Wakil Gubernur Achmad Dimyati Natakusumah menegaskan bahwa keakuratan data menjadi kunci utama dalam menentukan arah kebijakan pembangunan ke depan.

 

Dimyati menilai sensus yang dilaksanakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) ini bukan sekadar kegiatan pendataan rutin. Ia menyebut sensus sebagai instrumen penting untuk membaca kondisi riil di lapangan. Oleh karena itu, ia meminta semua pihak ikut berperan aktif demi menyukseskan program nasional tersebut.

ADVERTISEMENT

, ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Kolaborasi menjadi kunci utama. Pemerintah, masyarakat, pelaku usaha, media, hingga akademisi harus terlibat,” ujar Dimyati, Sabtu, 2 Mei 2026.

Baca Juga  Fantastis, DPRD Kota Serang Gelontorkan Rp17 Miliar untuk Perjalanan Dinas Biasa Tahun 2025

 

Ia menekankan bahwa pemerintah membutuhkan data yang benar-benar mencerminkan kondisi sebenarnya. Menurutnya, data yang akurat akan menjadi dasar kuat dalam merumuskan kebijakan yang efektif dan tepat sasaran. Ia juga mengingatkan agar tidak ada manipulasi dalam proses pendataan.

 

“Kita butuh data yang riil, bukan yang sudah dipoles. Dari situ, kebijakan bisa disusun dengan tepat,” tegasnya.

 

Dalam pelaksanaannya, Sensus Ekonomi 2026 menggunakan metode door to door. Petugas sensus akan mendatangi langsung rumah tangga dan unit usaha untuk melakukan pendataan. Metode ini dipilih agar seluruh aktivitas ekonomi dapat tercatat secara lengkap, mulai dari usaha besar hingga usaha mikro, termasuk kegiatan ekonomi digital yang berkembang di tingkat rumah tangga.

Follow WhatsApp Channel www.kilasbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Pencemaran Limbah di Sungai Terminal Pakupatan Cipocok Jaya, Warga Temukan Ikan Mati Meski Air Terlihat Normal
Di Harlah ke-66, PMII Kabupaten Serang, Turun Gunung Bantu Warga dengan Layanan Kesehatan dan Air Bersih
Hardiknas 2026, IMM Serang Raya Bongkar “Rapor Merah” Pendidikan dan Desak Audit Total
Petugas Rutan Kelas IIB Serang Gagalkan Penyelundupan 720 Butir Antimo, Modus Pengunjung Terendus
NU Kecamatan Curug Resmi Dilantik, Pemkot Serang Tegaskan Peran Strategis untuk Ubah Wajah Sosial Masyarakat
Teror Tengah Malam di Unyur Kota Serang, Warga Diserang Puluhan Orang Bersenjata, Polisi Didesak Bertindak Cepat
NU Curug Resmi Dilantik, Langsung Tancap Gas Susun Program Nyata untuk Warga Kota Serang
Gebrakan Pendidikan di Kabupaten Serang 2026: Sekolah Ditutup, Digabung, hingga Berganti Wajah
Sensus Ekonomi 2026 resmi dimulai. Wagub Banten tekankan pentingnya data riil untuk arah kebijakan. Ini peran masyarakat, metode door to door, dan target nasional.

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 07:55

Dugaan Pencemaran Limbah di Sungai Terminal Pakupatan Cipocok Jaya, Warga Temukan Ikan Mati Meski Air Terlihat Normal

Minggu, 3 Mei 2026 - 09:00

Di Harlah ke-66, PMII Kabupaten Serang, Turun Gunung Bantu Warga dengan Layanan Kesehatan dan Air Bersih

Sabtu, 2 Mei 2026 - 22:21

Hardiknas 2026, IMM Serang Raya Bongkar “Rapor Merah” Pendidikan dan Desak Audit Total

Sabtu, 2 Mei 2026 - 07:00

Wagub Banten: Sensus Ekonomi 2026, Data Asli Jadi Penentu Nasib Kebijakan

Jumat, 1 Mei 2026 - 20:30

Petugas Rutan Kelas IIB Serang Gagalkan Penyelundupan 720 Butir Antimo, Modus Pengunjung Terendus

Berita Terbaru