Aleksandar Stankovic KILAS BANTEN – Inter Milan dikabarkan telah menetapkan valuasi internal sebesar 40 juta euro untuk Aleksandar Stankovic menjelang bergulirnya musim baru.
Keputusan terkait masa depan gelandang muda asal Serbia itu kini berada di tangan pelatih kepala Cristian Chivu yang akan menilai perannya dalam skuad utama.
Stankovic baru saja kembali ke Inter setelah klub mengaktifkan klausul pembelian kembali dari Club Brugge.
Langkah tersebut menunjukkan keseriusan Nerazzurri dalam mengamankan jasa pemain yang dinilai memiliki prospek besar untuk jangka panjang.
Menurut laporan Tuttomercatoweb dikutip dari Sempre Inter, saat ini Inter menghadapi salah satu keputusan transfer paling penting pada bursa musim panas kali ini.
Klub harus menentukan apakah Stankovic akan menjadi bagian dari proyek tim utama atau dilepas jika ada tawaran besar yang masuk.
Inter diketahui mengaktifkan klausul buyback senilai 23 juta euro dan mengikat pemain berusia muda tersebut dengan kontrak berdurasi lima tahun hingga 30 Juni 2031.
Dengan status tersebut, Stankovic kini sepenuhnya berada dalam rencana strategis klub, bukan lagi sekadar pemain pinjaman atau aset pengembangan.
Dari sisi bisnis, langkah Inter dinilai cukup menguntungkan. Sebelumnya, klub menjual Stankovic ke Club Brugge pada musim panas 2025 dengan nilai sekitar 9,5 hingga 10 juta euro dan menyisipkan klausul pembelian kembali sebesar 23 juta euro pada 2026.
Jika Inter menerima tawaran senilai 40 juta euro pada musim panas ini, klub berpotensi memperoleh keuntungan finansial yang signifikan dalam waktu relatif singkat.
Namun, pertimbangan olahraga dinilai sama pentingnya dengan aspek ekonomi.
Minat terhadap Stankovic juga terus meningkat. Sejumlah klub besar Eropa disebut telah memantau perkembangan sang pemain setelah tampil impresif bersama Club Brugge sepanjang musim lalu.
Atletico Madrid dan Borussia Dortmund sebelumnya dikabarkan siap mengajukan nilai tinggi untuk mendapatkan tanda tangannya.
Selain itu, dua klub Premier League juga disebut telah menyampaikan ketertarikan dengan nilai penawaran yang mendekati 40 juta euro.
Chelsea dan Arsenal turut dilaporkan mengikuti situasi pemain tersebut.
Ketertarikan dari sejumlah klub elite Eropa memperlihatkan tingginya nilai pasar Stankovic saat ini.
Meski demikian, keputusan akhir masih menunggu evaluasi dari Cristian Chivu. Pelatih asal Rumania itu disebut melihat Stankovic sebagai bagian penting dalam pembangunan ulang lini tengah Inter.
Chivu berencana menguji kemampuan Stankovic selama pramusim di beberapa posisi berbeda, termasuk sebagai regista maupun mezzala.
Fleksibilitas tersebut menjadi salah satu alasan mengapa Inter memberikan valuasi tinggi kepada pemain tersebut.
Performa Stankovic bersama Club Brugge musim lalu juga menjadi pertimbangan utama.
Ia mencatatkan sembilan gol dan lima assist dari 52 penampilan di semua kompetisi, sebuah kontribusi yang menunjukkan kemampuannya dalam membantu serangan dari lini tengah.
Inter memandang Stankovic sebagai investasi jangka panjang yang dapat menjadi bagian penting dalam proyek tim beberapa musim ke depan.
Karena itu, klub tidak berada dalam posisi terdesak untuk menjualnya meskipun banyak peminat yang datang.
Namun situasi dapat berubah apabila ada tawaran resmi yang mencapai atau melebihi angka 40 juta euro.
Jika hal tersebut terjadi, Inter dan Chivu harus mengambil keputusan strategis antara mempertahankan aset potensial atau memanfaatkan peluang keuntungan besar di bursa transfer.
Untuk saat ini, masa depan Aleksandar Stankovic masih akan ditentukan melalui evaluasi selama pramusim.
Hasil penilaian Chivu diperkirakan menjadi faktor utama sebelum Inter mengambil keputusan final terkait sang gelandang Serbia.***