ISNU Gaspol ke Kemenhaj Kota Serang, Skema Haji Inklusif hingga UMKM Pemuda Siap Digarap

Kilas Banten
30 Des 2025 22:12
Serang 0
3 menit membaca

KILAS BANTEN – Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kota Serang tancap gas memperkuat sinergi dengan pemerintah. Organisasi ini menyambangi Kantor Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia (Kemenhaj) Kota Serang dalam sebuah audiensi resmi. Pertemuan tersebut membuka peluang kolaborasi strategis di sektor pelayanan haji, pembinaan pascahaji, hingga pemberdayaan pemuda dan penguatan UMKM.

Audiensi berlangsung di Kantor Kemenhaj Kota Serang, Ciwaru, Selasa, 30 Desember 2025. Kepala Kantor Kemenhaj Kota Serang, Hj. Umi Sahiyah, menerima langsung rombongan ISNU. Dialog berjalan dinamis dengan fokus pada kebutuhan riil masyarakat Kota Serang.

Hj. Umi Sahiyah menyambut baik gagasan kolaborasi yang disampaikan ISNU. Ia menegaskan, pembinaan jemaah tidak boleh berhenti setelah rangkaian ibadah haji selesai.

Menurutnya, fase pascahaji justru menjadi momentum penting untuk memperkuat peran sosial dan keagamaan jemaah.

Pengurus ISNU Kota Serang bersama Kepala Kantor Kemenhaj Kota Serang Hj. Umi Sahiyah saat audiensi di Kantor Kemenhaj Kota Serang, Ciwaru, Selasa, 30 Desember 2025

Pengurus ISNU Kota Serang bersama Kepala Kantor Kemenhaj Kota Serang Hj. Umi Sahiyah saat audiensi di Kantor Kemenhaj Kota Serang, Ciwaru, Selasa, 30 Desember 2025

“Calon jemaah haji dan jemaah pascahaji bisa dikembangkan. Mereka dapat dibina melalui IPHI dan berkolaborasi dengan ISNU,” ujar Umi.

Ia menjelaskan, pembinaan dapat dikemas dalam beragam kegiatan. Mulai dari pengajian lansia, kajian keagamaan tematik, hingga aktivitas sosial yang melibatkan generasi muda. Umi menilai, jemaah haji memiliki karakter yang terbuka terhadap penguatan nilai dan pengetahuan.

“Jemaah yang sudah haji itu biasanya haus ilmu dan haus motivasi. Ini peluang besar yang harus dimanfaatkan,” katanya.

Selain pembinaan, Umi juga menyoroti tantangan pembiayaan haji yang masih dirasakan masyarakat. Ia menyampaikan bahwa Kemenhaj Kota Serang terus mendorong skema pembiayaan yang lebih inklusif dan mudah diakses.

“Kami sudah mengajukan program ke perbankan. Ada talangan haji dan skema cicilan,” jelas Umi.

Menurutnya, cicilan porsi haji terbukti lebih diminati dibandingkan produk cicilan lain. Respons masyarakat dinilai sangat positif ketika opsi cicilan haji ditawarkan.

“Kalau cicilan emas belum tentu diminati. Tapi saat cicilan haji ditawarkan, banyak yang langsung tertarik,” ujarnya.

Umi menambahkan, sejumlah bank telah terlibat dalam program ini, di antaranya Bank Syariah Indonesia (BSI) dan Bank Mega Syariah. Kerja sama tersebut juga disertai promo tertentu untuk meringankan calon jemaah.

Pengalaman serupa pernah diterapkan Umi saat bertugas di daerah lain. Ia mencontohkan Kota Cilegon, yang berhasil meningkatkan minat pendaftaran haji melalui skema cicilan porsi.

“Di Cilegon itu sangat ramai. Dalam satu periode, sekitar 140 guru mengambil porsi haji,” ungkapnya.

Ia optimistis Kota Serang memiliki potensi yang sama. Dengan kolaborasi lintas sektor, Umi yakin angka pendaftar haji dapat meningkat signifikan.

Di sisi lain, Ketua ISNU Kota Serang, Asep Najmutsakib, menyatakan kesiapan organisasinya untuk terlibat aktif dalam agenda pembinaan umat. Ia menekankan pentingnya pendekatan kreatif untuk merangkul generasi muda.

“Anak-anak muda di Kota Serang, meski budaya nongkrongnya kuat, tetap bisa diarahkan agar santun. Itu bagian dari gerakan kami,” kata Asep.

Ia memaparkan konsep ruang kreatif yang memadukan seni, musik, dan aktivitas ekonomi rakyat. Menurutnya, pendekatan ini mampu menghidupkan UMKM sekaligus menjadi media ekspresi positif bagi pemuda.

“Seperti di Jogja, ada musik live yang kreatif dan tetap menggerakkan UMKM. Itu produktif dan berdampak,” ujarnya.

Asep menegaskan, ISNU siap menjadi penggagas dan penggerak program jika mendapat dukungan lintas sektor, termasuk dari Kemenhaj. Ia meyakini sinergi ini dapat memperkuat ekosistem keagamaan dan ekonomi masyarakat Kota Serang.

Audiensi tersebut menjadi langkah awal sinergi berkelanjutan antara ISNU dan Kemenhaj Kota Serang. Kedua pihak sepakat membuka ruang kolaborasi lanjutan. Fokusnya meliputi peningkatan kualitas layanan haji, pembinaan pascahaji, pemberdayaan pemuda, serta penguatan UMKM sebagai basis ekonomi umat.