Serang

PMII Kota Cilegon Resmi Dilantik, Gaungkan Gerakan Progresif untuk Hadapi Ancaman Bencana dan Hoaks

×

PMII Kota Cilegon Resmi Dilantik, Gaungkan Gerakan Progresif untuk Hadapi Ancaman Bencana dan Hoaks

Sebarkan artikel ini
Ketua dan jajaran Pengurus Cabang PMII Kota Cilegon Masa Khidmat 2026-2027 usai dilantik di Aula DPRD Kota Cilegon, disertai seminar kesiapsiagaan bencana yang diikuti mahasiswa dan pelajar.
Ketua dan jajaran Pengurus Cabang PMII Kota Cilegon Masa Khidmat 2026-2027 usai dilantik di Aula DPRD Kota Cilegon, disertai seminar kesiapsiagaan bencana yang diikuti mahasiswa dan pelajar.

KILAS BANTEN – Pelantikan Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Cilegon Masa Khidmat 2026-2027 menjadi titik awal penguatan gerakan organisasi sekaligus komitmen membangun kader yang progresif.

Kegiatan yang berlangsung di Aula DPRD Kota Cilegon, Jumat, 9 Oktober 2026, juga dirangkai dengan seminar kebencanaan sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan generasi muda menghadapi berbagai potensi bencana.

Pelantikan mengusung tema “Vitalitas Progresif PMII Cilegon dalam Menjajaki Peradaban”. Tema tersebut menegaskan tekad organisasi untuk terus melakukan pembaruan gerakan, memperkuat kualitas kader, serta meningkatkan kontribusi nyata bagi pembangunan masyarakat.

Ketua PC PMII Kota Cilegon, Akhmad Fauzi, mengatakan kepengurusan baru diharapkan mampu menghidupkan kembali semangat kader agar terus berkembang dan aktif berproses dalam organisasi.

“Dengan mengusung tema pelantikan ini semoga mampu merevitalisasi kembali spirit kader atau anggota agar terus berproses di dalam organisasi,” ujar Akhmad Fauzi.

Menurutnya, keberhasilan organisasi tidak hanya bergantung pada kepemimpinan, tetapi juga ditentukan oleh kekompakan seluruh pengurus, kader, dan anggota. Kolaborasi dinilai menjadi fondasi penting agar visi besar PMII Kota Cilegon dapat diwujudkan selama masa kepengurusan.

“Untuk mencapai kemajuan organisasi yang maju dan berkembang perlu kerja sama tim antara pengurus, kader, dan anggota. Kerja sama ini penting bagi keberlangsungan organisasi sehingga visi PMII ke depan dapat tercapai,” katanya.

Tidak hanya menggelar prosesi pelantikan, PMII Kota Cilegon juga menghadirkan seminar bertajuk “Youth Disaster Ready: Pemuda Siaga Bencana” dengan tema “Menjadi Generasi yang Cerdas Mitigasi, Kuat Spiritual, Tangkal Hoaks.” Kegiatan tersebut menjadi ruang edukasi bagi mahasiswa dan pelajar agar memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai mitigasi bencana.

Akhmad Fauzi menjelaskan, edukasi kebencanaan menjadi kebutuhan penting karena Kota Cilegon memiliki sejumlah potensi risiko. Selain berada di kawasan industri, wilayah ini juga berdekatan dengan Gunung Anak Krakatau yang memiliki aktivitas vulkanik.

Baca Juga  DPRD Kabupaten Serang soroti Mutasi ASN oleh Pemkab Serang, Diduga Ada Jual Beli Jabatan

Karena itu, generasi muda perlu memahami langkah yang harus dilakukan sebelum, saat, hingga setelah terjadi bencana. Pengetahuan tersebut dinilai mampu meningkatkan kesiapsiagaan sekaligus meminimalkan dampak yang mungkin timbul ketika situasi darurat terjadi.

“Kami mengajak generasi muda masa kini untuk cerdas mitigasi dan kuat secara spiritual agar mampu menghadapi berbagai potensi bencana,” ujarnya.

Ia menambahkan, kemampuan mitigasi tidak hanya membuat pemuda lebih siap menghadapi bencana, tetapi juga membentuk karakter yang tangguh, kritis, serta mampu menyaring informasi. Sikap tersebut penting agar masyarakat tidak mudah terpengaruh hoaks yang kerap beredar ketika terjadi kondisi darurat.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Pelantikan, Adit, mengapresiasi seluruh tamu undangan, mahasiswa, dan pelajar yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Ia bersyukur seluruh rangkaian acara berjalan lancar dengan antusiasme peserta yang tinggi.

Menurutnya, pelantikan menjadi langkah awal bagi kepengurusan baru untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus menghadirkan program-program yang memberi manfaat bagi masyarakat.

Seminar itu diikuti mahasiswa serta perwakilan dari 21 Madrasah Aliyah (MA) se-Kota Cilegon. Peserta terlihat aktif mengikuti sesi pemaparan materi hingga diskusi yang membahas kesiapsiagaan menghadapi bencana dan pentingnya literasi informasi.

Menutup kegiatan, Akhmad Fauzi menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah terlibat. Ia berharap semangat kolaborasi, kepedulian sosial, dan budaya siaga bencana terus tumbuh di kalangan generasi muda sehingga mereka mampu menjadi agen perubahan yang memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya di Kota Cilegon.***